Bendera Palestina Berkibar dan Desakan Prabowo Keluar dari BoP Warnai Sidang Vonis Delpedro Cs
Pedro juga menyuarakan dukungan terhadap Kemerdekaan Palestina dan mendorong Presiden Prabowo untuk menarik Indonesia keluar dari keanggotaan Board of Peace.
Direktur Eksekutif Lokataro, Delpedro Marhaen yang saat ini duduk sebagai terdakwa dugaan penghasutan yang berujung kericuhan saat aksi demonstrasi pada akhir Agustus 2025, membentangkan bendera Iran sebelum sidang vonisnya dimulai. Pria karib disapa Pedro itu menyampaikan dukungannya terhadap Iran dan situasi yang berkecamuk di sana saat ini.
"Kami memberikan dukungan kepada Iran!," kata Pedro di Pengadilan Negeri Jakarta Pusat, Jumat (6/3).
Selain pesan untuk Iran, Pedro juga menyuarakan dukungan terhadap Kemerdekaan Palestina dan mendorong Presiden Prabowo untuk menarik Indonesia keluar dari keanggotaan Board of Peace.
"Khususnya Palestina, kami mendorong untuk pemerintah Indonesia, Presiden Prabowo Subianto keluar dari Board of Peace dan juga kemudian berpihak kepada keperdekaan Palestina!," tegas Pedro.
Minta Prabowo Cabut Kata-Kata Antek Asing
Mendukung pernyataan Pedro, Syahdan yang juga duduk sebagai terdakwa dalam perkara yang sama, meminta Presiden Prabowo untuk mencabut kata-katanya kepada para demonstran sebagai antek asing.
"Dan sampai pernyataan Prabowo yang menuduh para demonstrasi sebagai antek-antek asing menyematkan pada dirinya sendiri sebagai antek-antek asing dibawah kendali penangkam dan juga sekutunya (Amerika Serikat). Maka kami tegaskan bahwa Prabowo adalah antek-antek asing!" seru Syahdan.