Benda Diduga Bom di Rumah Ketua KPK Ditaruh di Tas Hitam
Polisi masih menganalisis benda mencurigakan diduga bom yang diletakkan di pagar rumah Ketua KPK Agus Rahardjo di Bekasi, Jawa Barat. Polisi belum bisa memastikan benda yang terdiri dari beberapa kabel, pipa, paku, detonator, baterai dan serbuk itu sebagai bom rakitan atau bom palsu.
Polisi masih menganalisis benda mencurigakan diduga bom yang diletakkan di pagar rumah Ketua KPK Agus Rahardjo di Bekasi, Jawa Barat. Polisi belum bisa memastikan benda yang terdiri dari beberapa kabel, pipa, paku, detonator, baterai dan serbuk itu sebagai bom rakitan atau bom palsu.
"Masih dianalisa oleh Labfor. Ditemukan tas hitam di dalamnya ada benda, tapi apakah itu jenis bom atau tidak masih dianalisa. Apa itu fake bomb masih didalami. Jadi tidak terburu-buru," ujar Kepala Biro Penerangan Masyarakat Divisi Humas Polri Brigjen Dedi Prasetyo di kantornya, Jakarta Selatan, Rabu (9/1).
Dedi mencontohkan bom palsu yang ditemukan di dekat Mapolres Cilacap, Jawa Tengah beberapa waktu lalu. Paket mencurigakan yang dihancurkan tim Gegana Polda Jawa Tengah kala itu berisi pipa paralon, potongan paku, baterai, jam beker, potongan kabel dan serbuk semacam pasir dicampur arang.
"Kalau dilihat semacam black powder ternyata bukan. Setelah dibuka tidak ada detonator sebagai pemicu. Dihubungkan dengan timer nggak nyambung ke kabel. Tapi kalau ini (benda di rumah Agus) masih didalami oleh Labfor (laboratorium forensik)," tuturnya.
Meski begitu, ia tidak menampik bahwa peristiwa yang terjadi di kediaman Ketua Lembaga Antirasuah sebagai bentuk teror. "Patut diduga bom. Patut diduga juga teror," ucap Dedi.
Selain menguji barang bukti benda diduga bom dan memeriksa saksi-saksi, polisi juga tengah menganalisa rekaman CCTV di sekitar lokasi. Tujuannya untuk menangkap pelaku dan mengungkap kasus teror tersebut.
Reporter: Nafiysul Qodar
Sumber : Liputan6.com
Baca juga:
Akses Kediaman Pimpinan KPK Laode Muhammad Syarif Jadi Jalur Perlintasan Utama
ICW Sebut Teror Kepada 2 Pimpinan KPK Terinspirasi dari Penyerangan Novel Baswedan
'Teror Kepada Pimpinan KPK Takkan Menciutkan Nyali Memberantas Korupsi'
Sandi Sebut Teror ke Rumah Pimpinan KPK Upaya Perlawanan Pemberantasan Korupsi
Kediamannya Diteror Bom, Agus dan Laode Kerja Seperti Biasa