LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. PERISTIWA

Benarkah ada penggiringan opini Jessica tersangka kasus Mirna?

Katanya, media seolah-olah menuduhnya sebagai penanggung jawab atas kematian Mirna.

2016-01-28 03:02:00
Kematian Mirna
Advertisement

Jessica bersama tim kuasa hukumnya mendatangi Kantor Komisi Nasional Hak Asasi Manusia (Komnas HAM), Rabu (27/1) sekitar pukul 13.25 WIB. Lebih dari satu jam Jessica mencurahkan isi hatinya kepada anggota Komnas HAM, Siane Indriani.

"Dia (Jessica) mengeluhkan dirinya seolah-olah diperlakukan sebagai tersangka baik oleh polisi maupun media," kata Siane kepada awak media setelah Jessica pulang, Rabu (27/1).

Dalam pertemuannya itu, Jessica menceritakan mulai dari dirinya pulang dari Australia hingga saat kejadian tewasnya Mirna. Ceritanya persis seperti yang dia ceritakan kepada pihak polisi.

Dia juga mengeluhkan berbagai pemberitaan media yang menyudutkan dirinya. Katanya, media seolah-olah menuduhnya sebagai penanggung jawab atas kematian Mirna.

"Ada judge by the press karena hampir setiap ada sekuel tentang dirinya," ungkap Siane.

Namun benarkah ada penggiringan opini Jessica tersangka kasus Mirna?

Pengamat sosiologi Musni Umar mengatakan, Jessica tak perlu mengadu ke Komnas HAM jika tak merasa bersalah. Kemungkinan Jessica sedang menggiring opini dalam kasus kopi racun sianida Mirna.

"Bisa jadi pengiringan opini, dia (Jessica) pergi ke Komnas HAM dalam rangka apa itu perlu pertanyakan, dia (Jessica) tidak pantas ke sana," kata Musni Umar saat dihubungi merdeka.com, Rabu (27/1).

Menurut dia, Jessica tak perlu takut terhadap pemberitaan media-media yang dianggap sebagai tersangka kasus Mirna. Jika Jessica diberlakukan kasar seharusnya mengadukan ke polisi.

Selain itu, dia menilai dugaan polisi bisa benar ada keterlibatan Jessica dalam kematian Mirna.

"Tentu ini harus diteliti diungkap oleh polisi, ini bisa saja kejadian direncanakan. Jika ini dibiarkan, orang lain akan merasakan yang sama, menghilangkan nyawa menaruh racun itu tidak benar. Ternyata ini ada saja orang jahat menggunakan jahat untuk membunuh, bisa motif politik, cemburu, dan bisnis," kata dia.

Baca juga:
Pantau kasus kematian anaknya, Ayah Mirna datangi Polda Metro Jaya
Ungkap pembunuh Mirna, Polda Metro buka hotline kumpulkan informasi
Pihak Jessica pertanyakan penyidik tak geledah rumah saksi lain
Kombes Krishna undang Prof Sarlito jadi saksi ahli kematian Mirna
Rumah mau digeledah polisi, Jessica malah pergi wawancara di TV

(mdk/hhw)

Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.