LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. PERISTIWA

BEM UI Geruduk Rektorat Protes Rencana Masuk Kampus UI Berbayar

Setelah Badan Eksekutif Mahasiswa Politeknik Negeri Jakarta (PNJ) melakukan aksi segel pintu masuk parkir pada Jumat (5/7), giliran BEM Universitas Indonesia (BEM UI) sore tadi melakukan protes di depan gedung Rektorat. Tuntutan para mahasiswa adalah menolak kebijakan rencana pemberlakuan masuk UI berbayar.

2019-07-08 20:10:10
universitas indonesia
Advertisement

Setelah Badan Eksekutif Mahasiswa Politeknik Negeri Jakarta (PNJ) melakukan aksi segel pintu masuk parkir pada Jumat (5/7), giliran BEM Universitas Indonesia (BEM UI) sore tadi melakukan protes di depan gedung Rektorat. Tuntutan para mahasiswa adalah menolak kebijakan rencana pemberlakuan masuk UI berbayar.

Kebijakan tersebut dianggap tidak pro mahasiswa. "Pertama ketika dibilang parking itu adalah menyesatkan. Karena akses yang ditutup bukan tempat parking, itu adalah jalan," kata Ketua BEM UI Manik Margana Mahendra saat aksi, Senin (8/7).

Menurut dia, berdasarkan UU tentang Jalan, ada tiga jalan yang dimaksud. Yaitu jalan tol, umum, dan khusus. Sedangkan jalan yang ada di UI kata Manik adalah termasuk dalam jalan khusus. "Satu-satunya dari ketiga jenis jalan itu yang dapat dilakukannya pengusahaan (dalam artian bisnis) adalah jalan tol. Makanya kita boleh ada penarikan uang di jalan tol," tegasnya.

Advertisement

Karena dianggap menyalahi dan tidak pro mahasiswa maka mereka keberatan atas kebijakan tersebut. Mereka meminta agar aspirasinya dapat didengar. Mereka pun akan melakukan berbagai upaya agar aspirasinya diakomodir. Termasuk berkoordinasi dengan berbagai pihak, salah satunya Panitia Penjaringan dan Penyaringan Calon Rektor (P3CR).

"Karena momentum ini untuk calon rektor yang baru. Kita harapannya berada di kebijakan ini ada di dua kepemimpinan berbeda. Rektor sekarang dan yang baru ini," tukasnya.

Tujuan pihaknya berkomunikasi dengan P3CR adalah agar rektor yang baru nanti bisa mendukung aspirasi mahasiswa dan masyarakat sekitar. Mahasiswa juga akan melakukan audiensi dengan Wakil Rektor II yang berhubungan dengan kebijakan tersebut. Tujuannya agar ada perbaikan kebijakan.

Advertisement

"Tadi bertemu P3CR. Harapan kami masukan indikator khusus calon rektor tentang azas-azas pemerintahan yang baik bisa dimasukkan ke indikator pemilihan rektor baik. Bagaimana rektor pro dgn kegiatan mahasiswa," pungkasnya.

Baca juga:
Mahasiswa Tolak Keras Aturan Masuk UI Berbayar
Peringati 21 Tahun Reformasi, Mahasiswa Soroti Pemilu dan Kebebasan Berpendapat
Bawa Keranda dan Replika Mayat, Mahasiswa Solo Geruduk KPU
Demo di Kantor KPU Riau, Mahasiswa Ditendang Polisi
Aksi Tolak People Power di Bawaslu
Aksi Tolak Lupa, Mahasiswa Bentangan Foto Korban Pelanggaran HAM di HI

(mdk/bal)

Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.