Belum Ada Kabar Kunjungan Wisman, Dinas Pariwisata Bali Sebut Bukan karena Karantina
Kepala Dinas Pariwisata Bali Putu Astawa mengakui belum ada kabar kedatangan wisatawan mancanegara (Wisman) ke Pulau Dewata kendati pembukaan penerbangan internasional di Bandara I Gusti Ngurah Rai sudah dibuka mulai esok. Namun, dia yakin kedatangan turis asing ke daerah itu hanya soal waktu.
Kepala Dinas Pariwisata Bali Putu Astawa mengakui belum ada kabar kedatangan wisatawan mancanegara (Wisman) ke Pulau Dewata kendati pembukaan penerbangan internasional di Bandara I Gusti Ngurah Rai sudah dibuka mulai esok. Namun, dia yakin kedatangan turis asing ke daerah itu hanya soal waktu.
"Belum ada (kedatangan wisman). Karena, terlalu mepet saya kira waktu persiapan bagi wisatawan ini, untuk mengurus visa, kemudian airline-nya kan susah dia ini dengan waktu singkat. Jadi sampai hari ini belum ada info dengan kedatangan pesawat untuk besok," kata Astawa saat dihubungi Rabu (13/10).
Menurutnya, belum adanya kunjungan wisman bukan karena kebijakan karantina lima hari. Kedatangan turis asing hanya persoalan waktu.
"Saya kira bukan itu (karantina), karena mepet waktunya. Karena airline juga butuh waktu. (Kedatangan Wisman) masalah waktu saja. Belum bisa diskenariokan saja, mungkin ada tiga pesawat baguslah untuk awal-awal. Nanti secara berangsur ditambah lagi," ujarnya.
Terkait desakan agar tidak ada karantina bagi wisman, Astawa menyebutkan, hal itu merupakan kebijakan pemerintah pusat. Pihaknya hanya mengikuti aturan yang dibuat.
Selain itu, menurutnya, kebijakan karantina untuk wisman itu sesuai masa inkubasi virus Covid-19. "Itu kebijakan pusat. Kita ngikut keputusan pusat. Di Jakarta juga karantina 8 hari malah. Kita, kan ada masa inkubasi, mereka itu nanti muncul gejalanya di hari ke lima inkubasi dari virusnya," jelasnya.
Terkait belum adanya turis asing yang memesan hotel, Astawa kembali menyebutkan hal itu hanya persoalan waktu. Alasannya, pihak airline juga menunggu penumpang, karena mereka tak mungkin ke Bali hanya membawa tiga penumpang.
"Itu, yang saya bilang tadi mereka itu butuh waktu untuk mengurus airline. Pihak airline juga menunggu penumpangnya, masak dia hanya mengangkut tiga penumpang ke sini, kan tidak ekonomis," ujar Astawa.
Baca juga:
Pemerintah Peringatkan Wisatawan Asing Langgar Prokes Langsung Dideportasi
Pembukaan Bali untuk Wisatawan Asing Tak Langsung Tingkatkan Kunjungan
Mulai Besok, Bali Siap Terima Wisatawan Asing
Kemenkum HAM Prediksi Banyak WNA Datang ke Bali Pakai Visa Kunjungan
AP I Gratiskan Biaya Pendaratan Bandara Bali Hingga Akhir 2021
Penerbangan Internasional Dibuka Dua Hari Lagi, Belum Ada Wisman Pesan Hotel di Bali