LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. PERISTIWA

Belasan Rumah, 1 Masjid dan 2 SD di Carita Pandeglang Rusak Akibat Gempa

Belasan rumah warga Kecamatan Carita, Kabupaten Pandeglang, Banten rusak terdampak gempa dengan magnitudo 6,9. Selain rumah, masjid dan sekolah dasar di daerah tersebut juga rusak.

2019-08-03 14:29:24
Gempa
Advertisement

Belasan rumah warga Kecamatan Carita, Kabupaten Pandeglang, Banten rusak terdampak gempa dengan magnitudo 6,9. Selain rumah, masjid dan sekolah dasar di daerah tersebut juga rusak.

Camat Carita, Suntama menuturkan, dua SD yang rusak yakni SDN Carita 1 mengalami kerusakan sedang pada bagian bangunannya dan SDN Banjarmasin 1 rusak pada bagian halaman dan pagar.

Rumah yang mengalami kerusakan berat di antaranya milik Jamsari warga Desa Kadu Laban, Desa Cinonyong, Kecamatan Carita.

Advertisement

"Ya belasan rumah, masjid dan sekolah mengalami kerusakan. Sampai saat ini kami masih melakukan pendataan," kata Suntama, Sabtu (3/8). Dikutip dari Antara.

Dia juga menyatakan, warga Carita sampai saat ini masih berada di pengungsian, sehingga masyarakat belum melaporkan kondisi tempat tinggalnya setelah terjadi gempa.

"Intinya kami masih terus melakukan penyisiran untuk inventarisasi semua kerusakan bangunan yang ada. Dan kami telah mengimbau warga tetap tenang dan bersabar adanya musibah ini," katanya.

Advertisement

Warga Carita memilih bertahan di pengungsian karena khawatir terjadi gempa susulan dan tsunami. Mereka trauma dengan tsunami yang terjadi pada 22 Desember 2018, di mana kawasan ini merupakan salah satu terdampak cukup parah.

Gempa bumi berkekuatan magnitudo 7,4 pada pukul 19.03 WIB, berlokasi di 7.54 lintang selatan, 104.58 bujur timur. Pusat gempa berada di 147 km barat daya Sumur, Kabupaten Pandeglang dengan kedalaman 10 km.

Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika telah memutakhirkan data tentang kekuatan gempa tersebut menjadi bermagnitudo 6,9 dan menyatakan peringatan dini tsunami diakhiri, beberapa waktu setelah terjadi gempa bumi yang juga dirasakan warga di sejumlah daerah.

Baca juga:
BNPB: Rumah Rusak Akibat Gempa Banten Tidak Memenuhi Standar
Pascagempa Banten, Pengelola Gedung di Jakarta Diimbau Cek Struktur Bangunan
Kemensos Kirim Bantuan Tahap Pertama Korban Gempa Banten
Pascagempa Banten, BPBD Pandeglang Evakuasi Warga di Pesisir Labuan
Telkomsel sebut Layanan Telekomunikasi Berjalan Normal Pasca Gempa Banten
Kerusakan Akibat Gempa di Banten

(mdk/cob)

Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.