Beberapa toko di Depok tutup karena banjir
Sementara itu, anak-anak justru memanfaatkan genangan air sebagai kolam renang.
Ratusan rumah di Depok terendam banjir. Air diduga berasal dari luapan Kali Laya. Warga Perumahan Taman Duta, Cimanggis, Depok pun harus membersihkan air dari dalam rumah.
Banjir bukan pertama kali melanda kawasan ini. Lantaran sering dilanda banjir, warga mengaku bosan dan meminta adanya solusi. Bahkan para pelaku usaha kecil terpaksa menutup toko karena air masuk ke dalam toko.
"Dari subuh air sudah tinggi. Ya sampai sekarang ini. Padahal enggak hujan tapi masih banjir," kata Indri, salah satu warga, Kamis (21/4).
Para pengendara banyak yang memilih balik arah karena khawatir kendaraan mati di tengah jalan. Warga berharap hujan intensitas tinggi tidak terjadi sore ini.
"Kalau hujan deras lagi pasti banjir lagi," ungkapnya.
Sementara itu, anak-anak justru memanfaatkan genangan air sebagai kolam renang. Mereka berenang di tengah jalan yang merupakan jalan raya.
Baca juga:
Sungai Citarum meluap, puluhan rumah di Karawang terendam banjir
Diguyur hujan saban hari, Kota Samarinda selalu banjir campur lumpur
Lippo Cikarang bikin saluran ilegal, tol Cikampek banjir
3,5 Jam diguyur hujan deras, Samarinda dikepung banjir
Aksi nekat pemuda di Yaman evakuasi mobil terendam banjir
Cegah banjir, Pemkot Depok keruk Setu Pengarengan
Ratusan ayam mati akibat banjir, peternak di Blitar merugi