Bayar PSK pakai uang palsu, ASN diamankan polisi
Kapolres Nias AKBP Deni Kurniawan mengatakan, pelaku menghubungi dan sepakat dengan TM alias AL untuk berkencan dengan tarif Rp 1 juta pada Rabu (13/6). Usai berkencan di salah satu hotel yang ada di Kota Gunungsitoli, pelaku membayar jasa dengan uang pecahan Rp 100 ribu sebanyak 10 lembar.
Polresta Nias menangkap seorang oknum aparatur sipil negara (ASN) yang bertugas di salah satu dinas di Pemkab Nias dengan inisial YL (35 tahun). Dia diamankan lantaran diduga mengedarkan uang palsu.
Kapolres Nias AKBP Deni Kurniawan mengatakan, pelaku menghubungi dan sepakat dengan TM alias AL untuk berkencan dengan tarif Rp 1 juta pada Rabu (13/6). Usai berkencan di salah satu hotel yang ada di Kota Gunungsitoli, pelaku membayar jasa dengan uang pecahan Rp 100 ribu sebanyak 10 lembar.
Seperti dilansir dari Antara, tiba di kediamannya di salah satu kost di Kota Gunungsitoli, TM melihat kembali uang hasil melayani pelaku, namun setelah diperiksa, Dia curiga jika empat lembar uang pecahan Rp 100 ribu yang diberikan pelaku adalah uang palsu.
Kemudian, TM langsung melaporkan hal tersebut ke polisi dan pelaku telah ditangkap dan menjalani pemeriksaan di Mapolres Nias.
Dari tangan pelaku polisi menyita barang bukti printer warna hitam merk cannon yang dipakai untuk membuat uang palsu, uang palsu pecahan Rp 100 ribu sebanyak 4 lembar dan kertas hvs putih sebanyak lima belas lembar.
Atas perbuatannya tersangka dijerat pasal 244 KUHP tentang uang palsu dan uu nomor 7 tahun 2011 tentang mata uang dengan ancaman pidana maksimal 15 tahun penjara atau denda Rp 10 milliar.
Baca juga:
BI sebut tidak ada uang palsu yang ditemukan selama periode Lebaran 2018
3 Pengedar uang palsu di Tangerang dibekuk polisi
BI belum terima laporan peredaran uang palsu selama Ramadan 2018
Peredaran uang palsu di Jawa Tengah didominasi pecahan Rp 100.000
Jasa tukar uang di pinggir jalan menjamur, BI minta waspadai terima Rupiah palsu
Edarkan uang palsu, 2 pemuda di Medan bonyok diamuk massa