Bawaslu Laporkan Pelanggaran Kode Etik KPU Sleman ke DKPP
Ketua Bawaslu Sleman, Abdul Karim Mustofa mengatakan, pihaknya telah menggelar rapat pleno pada Sabtu (21/11) terkait temuan tersebut. Dari rapat pleno itu, Bawaslu Sleman menilai unggahan KPU Sleman di akun resminya adalah pelanggaran kode etik.
Bawaslu menilai KPU Sleman melanggar kode etik lantaran hanya mengunggah visi misi satu pasangan calon di akun twitter resminya. Bawaslu akan meneruskan pelanggaran tersebut ke DKPP.
Ketua Bawaslu Sleman, Abdul Karim Mustofa mengatakan, pihaknya telah menggelar rapat pleno pada Sabtu (21/11) terkait temuan tersebut. Dari rapat pleno itu, Bawaslu Sleman menilai unggahan KPU Sleman di akun resminya adalah pelanggaran kode etik.
"Rapat pleno Bawaslu Kabupaten Sleman Sabtu kemarin memutuskan meneruskan pelanggaran akun Twitter KPU Sleman yang hanya mengunggah salah satu program paslon ke DKPP," katanya saat dihubungi, Senin (23/11).
Baca berita KPU di Liputan6.com
Sedangkan Koordinator Divisi Penanganan Pelanggaran (PP) Bawaslu Kabupaten Sleman Ibnu Darpito merinci bahwa dari hasil klarifikasi dan kajian yang dilakukan Bawaslu Sleman, KPU Sleman terbukti melakukan pelanggaran kode etik.
"Pelanggaran kode etik yang dilakukan jajaran KPU Kabupaten Sleman sebagaimana diatur dalam Peraturan DKPP Nomor 2 Tahun 2017 tentang Kode Etik dan Pedoman Perilaku Penyelenggara Pemilihan Umum. Terutama, terkait dengan prinsip-prinsip profesionalisme," terangnya.
Ibnu menambahkan, pihaknya akan meneruskan pelanggaran kode etik terkait unggahan akun Twitter KPU Kabupaten Sleman ini ke DKPP. Dia menjabarkan, pelaporan ke DKPP ini telah diinfokan ke KPU Sleman pada Minggu (22/12) kemarin.
"Secara resmi surat pemberitahuan penerusan pelanggaran ini sudah diterima pelapor. Selanjutnya, kami akan mempersiapkan dokumen-dokumen yang diperlukan untuk diteruskan ke DKPP," tutupnya.
Baca juga:
Bawaslu Temukan 9 Laporan Penyalahgunaan Konten di Internet saat Pilkada
Bawaslu Jateng Bubarkan 14 Konvoi Kampanye Pilkada Pendukung Paslon
Bawaslu Sebut Kampanye Daring Kurang Diminati Pasangan Calon di Pilkada
KPU Masih Proses Rekomendasi Bawaslu Diskualifikasi Cabup Kukar Edi Damansyah
Bawaslu Terima Laporan Bantuan BNPB Diduga Digunakan Kampanye di Surabaya