Bawaslu Dapat Laporan Dugaan Caleg Bagi-Bagi Uang di Gianyar
Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kabupaten Gianyar mendapatkan laporan terkait dugaan politik uang yang dilakukan salah satu Caleg. Informasi tersebut didapat dari masyarakat yang mengaku mendapatkan uang yang dimasukan dalam amplop lengkap dengan kartu nama.
Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kabupaten Gianyar mendapatkan laporan terkait dugaan politik uang yang dilakukan salah satu Caleg. Informasi tersebut didapat dari masyarakat yang mengaku mendapatkan uang yang dimasukan dalam amplop lengkap dengan kartu nama.
"Itu Informasi bukan temuan, info yang diberikan masyarakat ke kita terkait dengan adanya penyebaran amplop yang berisi uang ke masyarakat. Ini di Kecamatan Blahbatuh dan Tegallalang," ucap Ketua Bawaslu Gianyar I Wayan Hartawan saat dikonfirmasi, Selasa (16/4).
Hartawan menjelaskan, pihaknya akan menelusuri adanya dugaan politik uang tersebut untuk memastikan agar mendapat fakta di lapangan.
"Kita telusuri biar bisa mendapatkan fakta berupa uang yang disebarkan ataupun barang kali ada kartu nama, siapa yang menyebarkan dan di mana saja penyebarannya. Kan kami harus tahu," imbuhnya.
Hartawan juga menjelaskan, informasi tersebut didapat pada Minggu (14/4) lalu. Kemudian masyarakat melaporkan adanya penyebaran uang dan kartu nama. Untuk jumlahnya, ia mengaku bervariasi dari Rp 100 ribu sampai Rp 150 ribu.
"Kita dapat informasinya seperti itu, dan kita mau menelusuri ke lapangan," jelasnya.
Ditanya siapa Caleg dan dari partai mana, Hartawan belum bisa memastikan. Pasalnya, pihaknya masih melakukan penyelidikan dan memastikan terlebih dahulu.
"Dari informasi masyarakat di DPRD Kabupaten, katanya sih begitu. Untuk partainya masih ditelusuri," ujarnya.
Baca juga:
Uang Ratusan Juta yang Diamankan Polisi di Surabaya Ternyata untuk Saksi TPS
Bawaslu Ungkap 25 Kasus Politik Uang Selama Masa Tenang Pemilu 2019
Bawaslu Sebut Bupati Paluta Akui Siapkan 'Amplop' untuk Menangkan Istri
Staf M Taufik Ditangkap, Gerindra Tunggu Hasil Pemeriksaan Tentukan Langkah Hukum
Caleg Gerindra di Lamongan dan Surabaya juga Terjaring Politik Uang
M Taufik Sebut Amplop Berisi Uang yang Dibawa Staf untuk Saksi di TPS