Bawa kabur siswi SMA dari Sulsel, pemuda diringkus polisi di Kaltim
Bawa kabur siswi SMA dari Sulsel, pemuda diringkus polisi di Kaltim. AT, pada tanggal 18 Februari 2017 lalu, berangkat ke sekolahnya. Namun di saat teman-temannya sudah pulang sekolah, dan berada di rumah masing-masing, AT tak kunjung pulang. Orangtua AT pun cemas, dan mencari keberadaan AT, hingga melapor ke polisi.
AU (25), warga Parepare Sulawesi Selatan, diamankan kepolisian di Kabupaten Berau, Kalimantan Timur. AU diduga melarikan AT (16), seorang siswi SMA di Kabupaten Pangkep, Sulawesi Selatan.
Sebelumnya, orangtua AT, melapor ke kepolisian, bahwa anak gadisnya diculik seorang pemuda. Dengan gampang pemuda itu dilacak karena kerap bersama AT.
"Kita terima laporan dari Jatanras Polda Sulsel, terkait kasus penculikan di Polres Pangkep. Berdasarkan hasil penyelidikan, korban terdeteksi sedang berada di Kaltim, tepatnya di Samarinda. Polda Sulsel meminta bantuan untuk penyelidikan," kata Kabid Humas Polda Kalimantan Timur, Kombes Pol Ade Yaya Suryana, kepada merdeka.com, Rabu (22/2).
"Kami langsung lakukan koordinasi, sejak Selasa (21/2) pagi kemarin, ke semua jajaran Polda Kaltim hingga semua Polres ya. Siang harinya, kembali terdeteksi, korban AT, berada di Berau, bersama seorang pria yang diketahui bernama Hendri," sambungnya.
Polisi kemudian bergerak, hingga AT diketahui bersama seorang pria lainnya, AU. "Kita temukan dan amankan AT dan AU, siang kemarin, dan sekarang berada di Polres Berau, sambil menunggu penjemputan dari tim Polda Sulsel, untuk keperluan lebih lanjut," tambah Ade.
Namun demikian, berdasarkan interogasi awal kepolisian terhadap AT, dia diculik AU, yang tercatat sebagai warga Jalan Andi Cammi, Parepare, Sulawesi Selatan.
"Tapi pelaku (AU) ini, kelahiran kabupaten Malinau, Kalimantan Utara. Tentang motif, dan hubungan pelaku AU dengan korban, dan pria lainnya bersama AT, masih dalam penyelidikan. Yang jelas, korban AT, dalam kondisi sehat ya," jelasnya.
Sebelumnya, AT, pada tanggal 18 Februari 2017 lalu, berangkat ke sekolahnya. Namun di saat teman-temannya sudah pulang sekolah, dan berada di rumah masing-masing, AT tak kunjung pulang. Orangtua AT pun cemas, dan mencari keberadaan AT, hingga melapor ke Polsek Segeri, sehari kemudian, 19 Februari 2017.
Baca juga:
Tak direstui, Mohan ajak kabur pacarnya masih pelajar ke Kalimantan
Pria ini digerebek orangtua pacar karena larikan anak di bawah umur
Butuh modal, ibu culik anak kandung & minta tebusan ke mantan suami
Filipina umbar janji jaga keselamatan pelaut dari penculikan
Tiga polisi gadungan culik dan peras warga di Sukabumi
Dua pekan menghilang, pemandu lagu di Balaraja diduga diculik
Kisah anak diculik dari ayahnya dan kembali bertemu setelah 18 tahun