Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Kisah anak diculik dari ayahnya dan kembali bertemu setelah 18 tahun

Kisah anak diculik dari ayahnya dan kembali bertemu setelah 18 tahun Kamiya dan orangtua kandungnya. ©2017 Metro.co.uk

Merdeka.com - Selama 18 tahun, Kamiyah Mobley hidup sebagai Alexis Manigo tanpa sekalipun menyadari wanita yang membesarkannya ternyata bukan ibu kandungnya sendiri. Dia sampai membela ibu 'palsu'nya itu saat menerima tuduhan atas kasus penculikan.

Namun semua pandangan itu berubah ketika Kamiyah bertemu dengan ayah dan ibunya yang asli, Shanara Mobley dan Craig Aiken di Carolina Selatan. Dia terkejut ketika tahu kejadian sebenarnya, bahwa ia adalah bayi yang diculik dari kedua orangtuanya.

"Ini merupakan hari terbaik dalam hidup saya. Sangat indah, hari yang indah. Kami sangat bahagia. Saya harap dunia juga bahagia bersama saya," ujar Aiken, ayah Kamiyah, demikian dilansir Metro.co.uk, Minggu (15/1).

Tak hanya berlangsung bahagia, ketiganya lantas berfoto bersama di Kantor Polisi Walterboro, Carolina Selatan. Di kota itu pula wanita yang mengaku ibunya, Gloria Williams ditahana atas tuduhan penculikan.

Meski demikian, ayah maupun ibu kandungnya tak ingin membahas soal kasus penculikan tersebut. Mereka saat ini ingin saling mengenal satu sama lainnya.

"Ini sangat sulit buatnya untuk percaya. Perasaannya masih bercampur atas wanita yang membesarkannya," tambah Aiken.

kamiya dan gloria

Kamiya dan Gloria ©2017 Metro.co.uk

Beberapa jam sebelum pertemuan mengharukan itu, Kamiya atau dikenal Alexis berusaha meyakinkan publik bahwa ibu yang membesarkannya bukan penculik. Gloria membesarkannya dengan penuh kasih sayang.

"Ibuku membesarkanku dengan memberikan apapun yang saya butuhkan dan apa saja yang saya inginkan. Ibu saya bukan penjahat," tulisnya di Facebook.

Meski demikian, Kamiya tetap mengucapkan salam perpisahan untuk Gloria dengan penuh air matanya. Gloria saat ini tengah menunggu proses ekstradisi ke Florida untuk menjalani hukumannya.

Sementara itu, tetangga Gloria mengaku terkejut saat mengetahui bahwa Gloria bukan ibu kandung Kamiya. Selama ini, mereka hanya tahu anak yang diculik dari tangan ibu kandungnya di Universitas Kesehatan Pusat, Jacksonville pada Juli 1998 lalu ternyata Kamiya tidak dilahirkan dari rahimnya.

"Dia (Gloria) tidak pernah menyiksa anak atau membuat seorang anak berada dalam masalah. Tapi dia (Kamiya) lahir dengan kebohongan selama 18 tahun," kata Joseph Jenkins.

Pengadilan mencatat, Gloria ternyata memiliki banyak catatan kejahatan dan telah dinyatakan bersalah atas pemalsuan cek serta penipuan kesejahteraan di masa lalu. Atas perbuatannya, wanita tersebut terancam hukuman seumur hidup.

(mdk/tyo)
Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP