LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. PERISTIWA

Basarnas evakuasi dua jasad korban tsunami di perairan TNI AL Palu

"Hari ini belum ada temuan. Tapi, kita upayakan untuk membongkar, titik reruntuhan bangunan yang dicurigai (sebagai lokasi korban yang tertimpa bangunan)," kata Komandan Regu Basarnas Balikpapan, Iwan Setiawan Abbas.

2018-10-10 20:02:00
Gempa Palu
Advertisement

Operasi SAR hari ini memasuki hari ke-13. Tim Basarnas, kembali mengevakuasi 2 jasad mengambang di perairan, depan markas komando pangkalan TNI Angkatan Laut (Lanal) Palu. Di lokasi lain, di Balaroa Palu, sudah sekitar 300 jenazah ditemukan dan dievakuasi.

Belum diketahui pasti identitas kedua jasad itu. Tim Basarnas, yang memang sedang berada di sekitar mako Lanal, bergegas melakukan upaya evakuasi, agar segera ditangani medis.

"Temuan jasad tadi, sekitar jam 5.45 sore. Personel Basarnas yang ada di KN Wisanggeni (kapal SAR Basarnas Balikpapan), melakukan proses evakuasi 2 korban mengapung itu," kata Kasi Operasi dan Siaga Basarnas Kaltim-Kaltara, Octavianto, Rabu (10/10).

Advertisement

Di lokasi lain, tepatnya di Perumnas Balaroa Palu, sepanjang hari ini, Basarnas dan relawan gabungan, belum menemukan kembali jasad korban gempa dan tsunami, yang terjadi Jumat (28/9) sore lalu.

"Hari ini belum ada temuan. Tapi, kita upayakan untuk membongkar, titik reruntuhan bangunan yang dicurigai (sebagai lokasi korban yang tertimpa bangunan)," kata Komandan Regu Basarnas Balikpapan, Iwan Setiawan Abbas.

Operasi SAR Basarnas hari ini di Balaroa, termasuk di dalamnya tim 5 yang berisi Basarnas Balikpapan da Basarnas Palu, melibatkan 10 ekskavator, dari banyak pihak. Operator pun menggerakkan alat berat dengan hati-hati, menyisihkan puing bangunan.

Advertisement

"Kalau di lokasi ini (Balaroa secara keseluruhan), ada sekitar 300 orang korban yang ditemukan, dalam kondisi meninggal dunia," ujar Abbas.

Ditanya lebih jauh, batas waktu operasi SAR Basarnas, Abbas belum bisa memastikan. "Belum tahu (batas waktu operasi SAR). Tergantung pemerintah setempat di sini, soal masa tanggap daruratnya," demikian Abbas.

Baca juga:
'Kalau tidak ada Jokowi, akan banyak warga Palu-Donggala mati kelaparan'
Kisah para penjemput dan pengantar jenazah korban gempa Palu
OJK beri kemudahan bagi nasabah dan industri keuangan di Sulteng
Cerita eks Kiper Timnas rumahnya hancur dan keluarga hilang saat gempa Donggala
Melihat Kapal TNI AL yang terdampar akibat tsunami Palu
Pertamina telah salurkan 90 ribu tabung elpiji untuk korban gempa Sulteng

(mdk/ded)

Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.