Bareskrim dan KPK akan Gelar Ekspose Bersama Kasus OTT Bupati Nganjuk
Menurutnya, hasil OTT terhadap Bupati Nganjuk ini merupakan bentuk kerjasama antara Polri dan KPK yang selama ini telah berjalan dengan baik. Nantinya kedua lembaga tersebut akan bekerjasama dalam mengolah data.
Tim Satgas Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) bersama Bareskrim Polri akan segera mengekspose terkait hasil kegiatan operasi tangkap tangan (OTT) terhadap Bupati Nganjuk, Jawa Timur Novi Rahman (NRH) pada Minggu (9/5) kemarin.
"Nanti akan bersama-sama menjelaskan kasus Nganjuk Bareskrim dengan KPK. nanti akan dijelaskan di sana," kata Karopenmas Divisi Humas Polri, Brigjen Rusdi Hartono di Mabes Polri, Senin (10/5).
Menurutnya, hasil OTT terhadap Bupati Nganjuk ini merupakan bentuk kerjasama antara Polri dan KPK yang selama ini telah berjalan dengan baik. Nantinya kedua lembaga tersebut akan bekerjasama dalam mengolah data.
"Hubungan kerjasama KPK dengan Bareskrim itu telah berjalan dengan baik kegiatan-kegiatan bersama dalam pengolahan data dan kegiatan bersama dalam OTT sudah berjalan," tuturnya.
Sedangkan berdasarkan informasi yang dihimpun, kabarnya Kabareskrim Polri Komjen Agus Ardianto telah mendatangi gedung Merah Putih Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). Kabareskrim yang datang bersama rombongannya langsung masuk ke gedung KPK melalui lobi dan tidak memberikan pernyataan kepada awak media.
Baca juga:
OTT Bupati Nganjuk Dipimpin Harun Al Rasyid, Pegawai yang Tak lolos TWK
OTT Bupati Nganjuk Novi Rahman, KPK Cokok 10 Orang Termasuk Kepala Daerah
Kerja Sama dengan Bareskrim, KPK Pantau Bupati Nganjuk Sejak April 2021
PDIP Sebut Bupati Nganjuk yang Ditangkap KPK Cuma Ngaku-ngaku Kader
Sindiran ICW: Penyidik KPK Tak Lolos TWK Pimpin OTT Bupati Nganjuk
OTT Bupati Nganjuk, Ruangan Kantor BKD Disegel