LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. PERISTIWA

Banyak Warga Abai Prokes, Wali Kota Bima Arya Sebut Bogor Sedang Kritis

Wali Kota Bogor, Bima Arya Sugiarto merasa prihatin dengan warganya sendiri, karena masih abai dengan anjuran pemerintah untuk menghindari Covid-19. Bahkan, Bima menyebut kondisi Kota Bogor saat ini tengah kritis.

2021-01-18 20:46:00
Covid-19
Advertisement

Wali Kota Bogor, Bima Arya Sugiarto merasa prihatin dengan warganya sendiri, karena masih abai dengan anjuran pemerintah untuk menghindari Covid-19. Bahkan, Bima menyebut kondisi Kota Bogor saat ini tengah kritis.

"Saya harus katakan ini kritis. Saya prihatin jika ada warga yang masih ingin hiburan, masih ingin jalan-jalan, masih ingin berkumpul berkerumun. Saya saja larang keras. Apa tidak kasihan dengan tenaga medis," kata Bima Arya, Senin (18/1).

Menurutnya, liburan berbanding lurus dengan bertambahnya korban tenaga kesehatan. "Makin banyak warga yang berlibur, makin tinggi juga korban di tenaga kesehatan. Ini kan ironis," tegas Bima.

Advertisement

Saat ini, kata Bima, ketersediaan ruang isolasi dan ICU hampir semuanya penuh. Bima juga mengakui hampir setiap hari banyak keluhan dari masyarakat yang tidak mendapat perawatan di rumah sakit hingga kemudian meninggal.

"Di handphone saya, setiap hari ada keluarga nangis-nangis karena anggota keluarganya nggak bisa dirawat, harus pulang dan kemudian meninggal dunia," kata Bima.

Pemkot Bogor pun sedang berupaya menambah ruang ICU dan isolasi di rumah sakit-rumah sakit rujukan Covid-19 di seluruh Kota Bogor.

Advertisement

"Saat ini, ada 766 jadi ada beberapa rumah sakit sudah ditambah ruang isolasinya. Kemudian ICU ada 36. Ini untuk menurunkan okupansi rasio kita. Minggu lalu diangka 82 persen dan hari ini sudah berkurang 72 persen. Tapi tetap ada kapasitas maksimal. Jadi tidak bisa memaksa," kata Bima.

Selain itu, Rumah Sakit Lapangan yang berada di area GOR Pajajaran Kota Bogor, menyediakan 56 tempat tidru dan 8 IGD diharapkan bisa menurunkan okupansi rasio di Kota Bogor.

Baca juga:
Ridwan Kamil: Depok dan Tasikmalaya Paling Tidak Patuh Protokol Kesehatan Covid-19
Polisi Tak Temukan Pelanggaran UU Kekarantinaan di Pesta yang Dihadiri Raffi Ahmad
Warga Tidak Pakai Masker di Tangsel Dihukum Ziarah ke Makam Korban Corona
Polisi akan Gelar Perkara Kasus Kerumunan di Camden Bar Menteng
Langgar PSBB, 17 Warga Dihukum Berdoa di Makam Korban Covid-19

(mdk/bal)

Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.