Bantu Buru pemberontak di Papua, Polda Jatim Kirim 100 Personel Brimob
Pengiriman personel Brimob pilihan ini akan diberangkatkan sekitar pukul 19.00 WIB.
Polda Jatim mengirimkan 100 personel Brimob terbaik yang memiliki berbagai keahlian khusus untuk membantu memburu Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) di Papua Rabu (5/12) ini.
Pengiriman personel Brimob pilihan ini akan diberangkatkan sekitar pukul 19.00 WIB.
Kabid Humas Polda Jatim, Kombes Pol Frans Barung Mangera mengatakan para personel Brimob Polda Jatim ini rencananya akan ditempatkan di Papua, menggantikan Operasi Maleo yang akan berakhir.
"Mereka nanti dibawah kendali Polda Papua," kata Frans kepada wartawan, Rabu (5/12).
Barung menambahkan, 100 personel Brimob Polda Jatim itu dipilih dari masing-masing detasemen yang memiliki keahlian tersendiri. Selain memburu kelompok separatis bersenjata, para personel Brimob ini sebagian akan diperbantukan untuk menjaga obyek-obyek vital yang ada di Papua.
Namun pada prinsipnya, para personel Brimob ini siap ditempatkan dipelbagai wilayah dan keadaan di Papua. "Semua kita serahkan ke Polda Papua. Brimob yang kesana di bawah kendali Polda Papua," tegasnya.
Sebelumnya, sebanyak 31 orang pekerja proyek dibunuh secara sadis oleh Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) di Jalan Trans Papua. Saat itu, mereka sedang bekerja membangun jembatan di Kali Yigi dan Kali Aurak di jalur Trans Papua, Kabupaten Nduga.
Baca juga:
Istana Imbau Pegiat HAM Tak Lihat Penembakan di Papua dengan Sebelah Mata
Tindak Pemberontak di Papua, PKS Minta TNI Pakai Protap Pemberantasan Terorisme
Fadli Zon Soal Pembunuhan di Papua: Pemerintah Gagal Jamin Keamanan Warga
Waktu Tempuh ke Lokasi Pembunuhan di Papua Butuh 12 Jam Via Jalur Darat
Hari ini, Korban Pemberontak di Yigi dan Puncak Gunung Tabo Papua Dievakuasi