Bantah makar, Ratna Sarumpaet minta Habib Husein Alatas diperiksa
Bantah makar, Ratna Sarumpaet minta Habib Husein Alatas diperiksa. Dia pun meminta kepolisian untuk mengeluarkan Surat Perintah Penghentian Penyelidikan (SP3) terkait dugaan kasus makar terhadapnya.
Ketua Gerakan Selamatkan Indonesia (GSI) Ratna Sarumpaet meminta pihak kepolisian untuk memanggil salah satu petinggi Front Pembela Islam (FPI) Habib Husein Alatas. Menurutnya, pemanggilan Habib Husein Alatas yang hadir dalam pertemuan di Kalijodo itu penting untuk dimintai keterangan terkait kasus dugaan makarnya dirinya.
"Saya sudah minta pengacara untuk mempersoalkan. Habib belum dipanggil-panggil tapi sudah ditelpon sama polisi," kata Ratna Sarumpaet di Mapolda Metro Jaya, Kamis (22/12).
Selain itu, Ratna juga mengaku kala itu dirinya membawa Sekretaris pribadinya bernama Meva. Dia pun meminta Meva dipanggil untuk menjadi saksi yang meringankannya.
"Menurut saya itu cukup. Itu artinya cukup menjadi alibi saya bahwa saya nggak ada dari apa yang kalian tuduhkan (makar)," katanya.
Dia pun meminta kepolisian untuk mengeluarkan Surat Perintah Penghentian Penyelidikan (SP3) terkait dugaan kasus makar terhadapnya.
"Jadi kalau menurut saya, polisi pun bisa melakukan kesalahan. Polisi bisa salah tangkap. Jadi jangan ngotot. Kalau memang sudah salah tangkap ya sudah dikasih hak salah tangkap adalah SP3. Ya nggak ada lah orang super benar, walaupun polisi masih bisa salah," pungkasnya.
Baca juga:
Sri Bintang sebut polisi gegabah tetapkan dirinya tersangka makar
Polisi tegaskan punya bukti kuat Ratna Sarumpaet terlibat makar
Sri Bintang: Saya siap diperiksa, tapi tak mau di-BAP
Polda Metro perpanjang masa penahanan Sri Bintang Pamungkas
Kasus makar, Ratna Sarumpaet diperiksa Polda Metro hari ini
Ratna Sarumpaet ngaku tak tahu dugaan makar Sri Bintang di Kalijodo
Yakin korban salah tangkap, Ratna Sarumpaet minta kasusnya di-SP3