LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. PERISTIWA

Banjir Surut, Operasional KRL di Jabodetabek Terpantau Aman dan Kondusif

KAI Commuter mencatat, hingga pukul 08.00 WIB, jumlah penumpang KRL sejumlah 106.818 orang.

2021-02-22 13:22:54
KRL
Advertisement

Kereta Api Indonesia (KAI) Commuter melaporkan bahwa perjalanan dan operasional KRL di seluruh lintasan dan stasiun hari ini terpantau aman dan kondusif. VP Corporate Secretary KAI Commuter, Anne Purba melaporkan bahwa KAI Commuter tetap mengoperasikan 986 perjalanan KRL per harinya, dengan jam operasional mulai dari pukul 04.00-22.00 WIB, sesuai aturan masa pembatasan kegiatan masyarakat di tengah pandemi Covid-19.

"Banjir yang mulai surut di sejumlah Jabodetabek tidak berdampak pada layanan KRL hari ini. Pengguna KRL tetap tertib antre naik KRL di beberapa stasiun pada jam sibuk ini," kata Anne dalam keterangan tertulisnya, Senin (22/2).

KAI Commuter mencatat, hingga pukul 08.00 WIB, jumlah penumpang KRL sejumlah 106.818 orang. Angka tersebut bertambah 2 persen dibandingkan waktu Senin pekan lalu pada jam yang sama.

Advertisement

Anne kemudian memaparkan jumlah kenaikan penumpang/pengguna yang tertinggi, yakni dari Stasiun Bekasi. Naik hingga 28 persen atau 5.732 pengguna.

Kemudian, pengguna dari stasiun Citayam naik 17 persen atau 7.789 pengguna dibandingkan pekan lalu. Stasiun Parung Panjang juga naik 3 persen.

Sementara itu, ada beberapa stasiun yang jumlah penumpangnya mengalami penurunan. Penurunan tertinggi tercatat dari Stasiun Cilebut yang turun hingga 18 persen atau 4.844 pengguna.

Advertisement

"Lalu pengguna Stasiun Bogor juga menurun 16 persen atau tercatat 7.791 pengguna dan Stasiun Bojonggede juga turun 4 persen," ujarnya.

Anne mengimbau seluruh pengguna KRL untuk membawa perlengkapan musim hujan, antara lain jas hujan atau payung. Dia juga mengimbau penumpang untuk menggunakan sepatu yang tidak licin.

"Ingat juga untuk memeriksa prakiraan cuaca harian sebelum beraktivitas. Prakiraan cuaca dapat dilihat di twitter @commuterline dan BMKG," ujarnya.

Baca juga:
Setelah Yogya-Solo, KAI Buka Kemungkinan KRL Hadir di Kota Lain
KRL Yogyakarta-Solo Angkut 6.000 Penumpang Selama Libur Imlek
Genangan Air di Stasiun Tebet Surut, KAI Urai Kepadatan Jalur Commuterline
Stasiun Tebet Tergenang, Operasi KRL Direkayasa
Antusias Warga Tinggi, KRL Solo-Yogyakarta Tambah Jadwal Perjalanan

(mdk/ray)

Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.