Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

KRL Yogyakarta-Solo Angkut 6.000 Penumpang Selama Libur Imlek

KRL Yogyakarta-Solo Angkut 6.000 Penumpang Selama Libur Imlek KRL. ©2012 Merdeka.com/Imam Buhori

Merdeka.com - Kehadiran KRL (Kereta Rel Listrik) Yogyakarta-Solo mendapat antusiasme besar dari warga di daerah Yogyakarta dan sekitarnya. Selama libur panjang Imlek 2021 saja, tercatat 6.000 penumpang menjajal KRL yang beroperasi penuh 10 Februari lalu.

VP Corporate Secretary KAI Commuter Anne Purba mengatakan, angka ini jauh lebih besar dari perjalanan KA Prambanan Ekspres (Prameks) yang biasa mengangkut 4.000 hingga 4.500 penumpang.

"Dari hari pertama komersialisasi, kita sudah menambah 4 perjalanan karena antusiasme yang luar biasa dan kita masih ada di kondisi pandemi, jadi protokol kesehatan seperti jaga jarak harus dijaga," ujar Anne dalam Inspiring Talks with KAI via Instagram, Jumat (19/2).

Sebenarnya, antusiasme tersebut sudah terlihat sejak KRL Yogyakarta-Solo melakukan uji coba publik dengan biaya Rp1 pada tanggal 1 Februari lalu. Anne bilang, satu hari penuh, KRL Yogya-Solo tidak pernah sepi dari pengunjung.

"Siang ramai kita kira sorenya bakal longgar, ternyata masih ramai, 1.000 hingga 2.000 penumpang," katanya.

Oleh karenanya, KAI Commuter akan selalu mengevaluasi perjalanan KRL Yogyakarta-Solo ini agar tidak terjadi kendala mulai dari penerapan protokol kesehatan hingga layanan terhadap penumpang itu sendiri.

Anne juga mengatakan, pihaknya masih melakukan sosialisasi terhadap beberapa aturan di KRL khususnya di masa pandemi.

"Misalnya dilarang berbicara baik secara langsung maupun lewat sambungan telepon, atau memprioritaskan tempat duduk bagi yang membutuhkan," tandasnya.

Reporter: Athika Rahma

Sumber: Liputan6.com

(mdk/idr)
Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP