Banjir Pekalongan, KA Banyubiru Ekspres Solo–Semarang Dibatalkan
Manager Humas KAI Daop 6 Yogyakarta Feni Novida Saragih mengatakan, akibat luapan air di jalur Pekalongan-Sragi.
PT KAI Daop 6 Yogyakarta membatalkan keberangkatan Kereta Api Banyubiru Ekspres Relasi Solo Balapan- Semarang Tawang, Sabtu (18/1). KA yang seharusnya berangkat dari Solo menuju pukul 17.50 WIB dibatalkan karena banjir yang terjadi di jalur Pekalongan-Sragi, Jawa Tengah, wilayah Daop 4 Semarang.
Manager Humas KAI Daop 6 Yogyakarta Feni Novida Saragih mengatakan, akibat luapan air di jalur Pekalongan-Sragi, terjadi kelambatan tinggi di Stasiun Semarang Tawang.
Kondisi tersebut menyebabkan terjadinya antrian di Stasiun Semarang Tawang. Daop 6 pun menyampaikan permohonan maaf atas kejadian tersebut.
Penanganan Penumpang
Feni memastikan penanganan penumpang akan dilakukan sesuai prosedur yang berlaku.
"KAI Daop 6 menyampaikan permohonan maaf yang sebesar-besarnya. Kami telah mengirimkan SMS/WA blast pemberitahuan perihal pembatalan perjalanan KA dampak genangan air di jalur tersebut. Para penumpang KA terdampak akan mendapatkan layanan sesuai aturan yang berlaku, termasuk pengembalian bea 100% di luar bea pesan bagi KA yang perjalanannya dibatalkan," ujar Feni.
KAI Daop 6
Lanjut Feni, KAI Daop 6 tetap berkomitmen untuk mengedepankan keselamatan, kenyamanan, dan pelayanan prima bagi seluruh pengguna jasa kereta api. Pihaknya juga secara aktif melakukan koordinasi pemulihan operasional dengan unit kerja dan daerah operasi terkait.
"KAI Daop 6 Yogyakarta akan terus meng-update informasi penanganan dan perjalanan KA di wilayah Daop 6. Masyarakat juga dapat mengakses informasi seputar perjalanan kereta api melalui Contact Center KAI121 dan seluruh kanal social media KAI121," katanya.