Banjir Musi Rawas Utara Meluas di 6 Kecamatan, 80 Ribu Rumah Terendam dengan Ketinggian Air 2 Meter
Sebelumnya ada dua kecamatan yang terendam banjir akibat luapan Sungai Rupit.
Banjir di Musi Rawas Utara (Muratara), Sumatera Selatan, makin meluas. Sebelumnya dua kecamatan, kini banjir merendam enam kecamatan dengan 80 ribu rumah terdampak.
Enam kecamatan terdampak yakni Rawas Ulu, Ulu Rawas, Rupit, Karang Jaya, Karang Dapo, dan Rawas Ilir. Sebanyak empat rumah warga hanyut terbawa arus dan enam jembatan gantung putus serta seorang balita meninggal dunia.
Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Muratara, Hasbi mengungkapkan, debit air akibat luapan sungai Rupit terus bertambah. Ketinggian air setingga dada orang dewasa dan sebagian daerah lain telah mencapai dua meter.
"Terdata ada enam kecamatan yang terdampak banjir, ini terus meluas karena sebelumnya hanya dua kecamatan saja," ungkap Kepala Pelaksana BPBD Muratara Hasbi, Jumat (8/5).
Status Tanggap Darurat Bencana 14 Hari
Hasbi menyebut Pemkab Muratara telah menetapkan status tanggap darurat bencana selama 14 hari. Status ini bertujuan mempercepat penanganan banjir dan evakuasi korban terdampak.
Pemkab Muratara juga membentuk tim contingency dan emergency untuk membantu proses evakuasi warga serta penanganan darurat di lapangan. Tim ini disiagakan di lokasi guna menyelamatkan warga jika sewaktu-waktu air kembali meningkat.
"Kita siapkan dapur umur di setiap desa. Semuanya terorganisir oleh kades, camat, dan lurah," kata Hasbi.