Banjir di Lima Kecamatan di Pidie Meluas hingga Bireuen, 30 Kepala Keluarga Mengungsi
Badan Penanggulangan Bencana Aceh (BPBA) menyebut, banjir di Pidie Jaya turut berimbas ke warga di daerah tetangga, yakni Kabupaten Bireuen. Dua kecamatan tergenang banjir luapan dengan ketinggian air 100 sentimeter di sana.
Hujan deras yang melanda Kabupaten Pidie Jaya, Aceh, sejak Rabu (12/1) malam, mengakibatkan 5 kecamatan terendam banjir. Banjir merusak sejumlah infrastruktur jalan, tanggul jebol, dan kerugian harta benda yang dialami warga terdampak.
Badan Penanggulangan Bencana Aceh (BPBA) menyebut, banjir di Pidie Jaya turut berimbas ke warga di daerah tetangga, yakni Kabupaten Bireuen. Dua kecamatan tergenang banjir luapan dengan ketinggian air 100 sentimeter di sana.
Kepala Pelaksana BPBA, Ilyas menyebut, 5 kecamatan yang terendam banjir di Pidie Jaya antara lain; Kecamatan Bandar Dua, Jangka Buya, Panteraja, Ulim dan Bandar Baru.
"Ada sekitar 30 Kepala Keluarga yang mengungsi akibat banjir ini. Kami masih menghimpun data jumlah pengungsi lainnya," kata Ilyas, Kamis (13/1).
Dia menyebut, saat ini 5 kecamatan itu masih tergenang air banjir. Badan Penanggulangan Bencana (BPBD) Pidie Jaya telah mendistribusikan bantuan masa panik kepada warga.
Sementara di beberapa wilayah di Pidie Jaya yang dilanda longsor, telah dipasang garis polisi.
Baca juga:
Dianggap Jadi Penyebab Banjir, 38 Lapak Pedagang di Semarang Dibongkar
Kerugian Banjir dan Longsor di Jayapura Capai Rp50 Miliar
Tanggul Citarum di Kabupaten Bekasi Jebol, 3 Rumah Rusak
Pendulangan Emas Ilegal di Jayapura Dituding Picu Banjir
Puluhan Keluarga Terdampak Banjir di Lombok Barat
BMKG Prediksi Banjir Pesisir Terjadi di Lima Pulau NTT
Tinjau Lokasi Banjir dan Longsor di Jayapura, Mensos Risma Serahkan Rp1,3 Miliar