Banjir di Banyuwangi Sebabkan Jembatan Ambruk dan 100 Rumah Tergenang
Jembatan penghubung antara Dusun Sumberjambe dan Sumbergeneng, Desa Kandangan, Kecamatan Pesanggaran, Banyuwangi ambruk diterjang banjir, Senin (21/3). Banjir diakibatkan oleh meluapnya sungai Karang Tambak yang dipicu hujan deras di wilayah Kecamatan Pesanggaran mulai pukul 11.00 WIB hingga 15.00 WIB.
Jembatan penghubung antara Dusun Sumberjambe dan Sumbergeneng, Desa Kandangan, Kecamatan Pesanggaran, Banyuwangi ambruk diterjang banjir, Senin (21/3). Banjir diakibatkan oleh meluapnya sungai Karang Tambak yang dipicu hujan deras di wilayah Kecamatan Pesanggaran mulai pukul 11.00 WIB hingga 15.00 WIB.
"Salah satu jembatan ikut roboh, tapi warga masih bisa melintas karena jembatan itu bukan satu-satunya akses," kata Camat Pesanggaran, Agus Mulyono, Senin (21/3).
Tidak hanya jembatan saja, sedikitnya 100 rumah warga yang ada di dua dusun juga ikut terendam air.
Tinggi banjir mencapai setengah meter, dan air masuk ke rumah-rumah warga. "Ada 63 KK dan kurang lebih 100 rumah. Air masuk ke rumah warga," ujarnya.
Dalam peristiwa ini, tidak ada korban jiwa. Petugas dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) bersama Forkopimca Pesanggaran masih berada di TKP sekaligus melakukan kalkulasi mengenai banjir tersebut.
"Tidak ada korban jiwa, perihal kerugian materil masih kami kalkulasi," tandasnya.
Baca juga:
Dampak Banjir, Harga Bensin Eceran dan Nasi Bungkus di Kutai Timur Melonjak
Banjir di Kutai Timur, 2.090 Jiwa Mengungsi dan Satu Orang Meninggal Dunia
Banjir di Kutai Timur, 1.000 Warga Mengungsi
Banjir Melanda Cilacap, 14.417 Warga Terdampak
Banjir Dua Meter di Kutai Timur, Warga Khawatirkan Buaya Berkeliaran
Diguyur Hujan 12 Jam, 243 Rumah di Musi Rawas Terendam Banjir