LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. PERISTIWA

Banjir Bandang di Kabupaten Bogor, Ponpes Terisolir Usai Jembatan Putus

Kepala Seksi Kedaruratan BPBD Kabupaten Bogor, Adam Hamdani mengungkapkan, infrastruktur rusak meliputi jalan, jembatan dan rumah warga tersebar di Kecamatan Cigudeg, Nanggung dan Jasinga.

2021-09-06 23:06:39
Banjir Bandang
Advertisement

Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Bogor, melansir sejumlah infrastruktur mengalami kerusakan dan pondok pesantren terisolir, akibat banjir bandang Sungai Cidurian, Senin (6/9).

Kepala Seksi Kedaruratan BPBD Kabupaten Bogor, Adam Hamdani mengungkapkan, infrastruktur rusak meliputi jalan, jembatan dan rumah warga tersebar di Kecamatan Cigudeg, Nanggung dan Jasinga.

Kata Adam, di Kecamatan Nanggung, jalan sepanjang delapan meter mengalami longsor di Desa Malasari, kemudian jembatan bambu di Kampung Cigowong, Desa Sukamaju, Kecamatan Cigudeg, terbawa banjir bandang.

Advertisement

Kemudian jembatan penghubung Desa Urug, Kecamatan Sukajaya dengan Desa Nanggung, Kecamatan Nanggung, terbawa arus banjir bandang. Pun dengan jembatan penghubung ke Pondok Pesantren Darussalam, Desa Kalong Sawah, Kecamata Jasinga serta jembatan Citalahab, Desa Malasari, Kecamatan Nanggung, terbawa arus.

"Ini masih laporan ringkas kaji cepat. Pasti data dinamis dan masih bisa berubah," kata Adam.

Kata dia, seperti di Desa Malasari, Kecamatan Nanggung, pihaknya kesulitan melakukan kontak dengan Tim Reaksi Cepat (TRC) karena terkendala jaringan komunikasi.

Advertisement

Selain itu, Adam juga mengonfirmasi penghuni di 10 rumah di Desa Nanggung, Kecamatan Nanggung, yang berada di bantaran Sungai Cidurian harus diungsikan.

"Ada juga 50 orang santri dan guru di Ponpes Darussalam terisolir karena jembatan utama yang membentang di atas Sungai Cidurian terbawa arus. Saat ini tim TRC sudah berupaya masuk ke sana," ujar dia.

Menurut Adam, banjir bandang di Sungai Cidurian disebabkan curah hujan tinggi sejak sore hingga menjelang malam. Saat ini, kata dia, permukaan air sudah mulai surut.

Baca juga:
Penampakan Tumpukan Sampah Sisa Banjir di Belgia
Korban Meninggal akibat Banjir Bandang di Ngada Bertambah Jadi 2 Orang
Aceh Catat Kerugian Rp165 Miliar akibat Bencana sejak Januari hingga Agustus 2021
Banjir Bandang dan Longsor di Ngada NTT, 1 Warga Meninggal dan 2 Hilang
Banjir Bandang di Pelosok Kampar, 450 Jiwa Terpaksa Mengungsi

(mdk/gil)

Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.