Bangun pasar ayam, Pemkot Solo minta dana Rp 24,5 M ke Pemerintah Pusat
Kepala Dinas Perdagangan (Disdag) Kota Solo, Subagiyo mengatakan pembangunan pasar ayam tersebut sekaligus untuk memindahkan lokasi lama, yakni Pasar Ayam Semanggi yang sudah tidak layak. Sesuai rencana pasar akan dipindahkan pada 2019 mendatang.
Pemerintah Kota (Pemkot) Solo akan membangun pasar ayam baru di lahan milik Pemerintah Provinsi Jawa Tengah, di ringroad Kelurahan Mojosongo, Jebres. Untuk keperluan tersebut Pemkot mengajukan anggaran Rp 24,5 M ke Pemerintah Pusat.
Kepala Dinas Perdagangan (Disdag) Kota Solo, Subagiyo mengatakan pembangunan pasar ayam tersebut sekaligus untuk memindahkan lokasi lama, yakni Pasar Ayam Semanggi yang sudah tidak layak. Sesuai rencana pasar akan dipindahkan pada 2019 mendatang.
"Pemkot sudah menerima kepastian pengucuran bantuan anggaran pembangunan Pasar Ayam Semanggi di kawasan Ringroad Mojosongo oleh Pemerintah Pusat," ujar Subagiyo, Kamis (19/4).
Subagiyo menjelaskan, anggaran sebesar tersebut akan digunakan untuk membangun pasar ayam dan kambing yang dilengkapi instalasi pembuangan air limbah (IPAL). Ia menilai kawasan ringroad paling representatif karena berada jauh dari permukiman penduduk. Selama ini keberadaan Pasar Ayam di Semanggi sering dikeluhkan warga karena berada dekat dengan permukiman penduduk.
"Di lokasi baru Pasar Ayam luasnya 1,2 hektare. Nantinya tidak hanya pedagang ayam yang ada disana, tapi juga pedagang kambing, dan unggas. Jumlahnya 360 pedagang, 60 pedagang kambing dan 300 pedagang ayam," jelasnya.
Selain lokasinya yang jauh dari pemukiman, pengolahan limbahnya juga bisa diolah dan dialirkan ke sungai. Untuk pembangunannya, lanjut Subagiyo, anggaran yang akan digunakan merupakan Dana Alokasi Khusus (DAK) 2019.
Sementara itu Wali Kota Solo, FX Hadi Rudyatmo menambahkan, pemindahan Pasar Ayam Semanggi mendesak dilakukan. Pemindahan tersebut juga dimaksudkan untuk penataan kawasan Semanggi.
"Kondisinya sudah tidak layak, disitu kan juga akan dibangun RSUD Semanggi. Jadi kalau nanti masih ada Pasar Ayam ada tidak sehat karena polusi. Selain itu kan di sana juga sudah padat penduduk," katanya.
Rudyatmo menyampaikan, Pemkot Solo saat ini tengah menyiapkan penyusunan detail engineering design (DED) pembangunan pasar. Ditargetkan DED akan selesai pada tahun anggaran ini. Kedepan selain Pasar Ayam Semanggi, Pemkot Solo juga akan merevitalisasi pasar tradisional lainnya. Diantaranya Pasar Mebel, Pasar Purwosari yang semua penganggarannya diajukan ke Pemerintah Pusat.
Baca juga:
UNS terima 550 calon mahasiswa tak mampu namun berprestasi
Polisi akan damaikan Bonek dengan warga Solo
Polresta Surakarta tangkap 2 orang tersangka penganiaya Bonek di Solo
Banyak warga Solo menunggak iuran bulanan JKN KIS
Bentrok dengan warga Solo, 1 Bonek tewas & 1 lainnya kritis
Pemkot Solo segera operasikan BST Koridor IV
Tingalan Jumenengan ke-14 Paku Buwono XIII, Pangdam dianugerahi gelar KPH