Bangkai heli Bell milik TNI AD ditemukan, pilot selamat
Bangkai heli Bell milik TNI AD ditemukan, pilot selamat. Helikopter milik TNI AD yang dilaporkan hilang di Malinau, Kalimantan Utara akhirnya ditemukan tim SAR. Bangkai heli Bell 412 EP nomor registrasi HA 5166 berada di wilayah pegunungan, siang tadi. Pilot ditemukan selamat, 4 kru lainnya dalam pencarian.
Helikopter milik TNI AD yang dilaporkan hilang di Malinau, Kalimantan Utara akhirnya ditemukan tim SAR siang tadi. Bangkai heli Bell 412 EP nomor registrasi HA 5166 berada di wilayah pegunungan.
"Bahwa benar Helikopter Bell 412 EP Noreg 5166 milik TNI AD telah berhasil ditemukan di daerah pegunungan wilayah Malinau, Kalimantan Utara pada 27 November 2016 pukul 14.22 WITA," terang Kadispenad Brigjen M Sabrar Fadhilah.
Dia sampaikan itu di Media Center Dinas Penerangan TNI Angkatan Darat (Dispenad), Jalan Abdurahman Saleh, Senen, Jakarta Pusat, Minggu (27/11) malam.
Fadhilah mengatakan, informasi penemuan heli itu pertama kali didapatkan dari masyarakat sekitar, kemudian dilanjutkan dengan pencarian oleh tim SAR. Pada pukul 14.22 WITA Tim SAR dari Paskhas TNI AU berhasil menemukan lokasi jatuhnya heli.
Dari TKP, tim menemukan pilot atas nama Lettu CPN Abdi Darnain dalam kondisi selamat lalu dievakuasi melalui jalur udara ke Rumah Sakit Angkatan Laut (RSAL) Tarakan untuk mendapatkan perawatan. Sementara keempat korban lainnya masih dalam pencarian.
"Tim SAR darat dan udara bergerak mulai pukul 06.00 WITA menuju ke sasaran. Pada akhirnya sekitar 14.22 WITA dua orang personel SAR yang berasal dari Paskhas TNI AU berhasil turun di TKP dan melihat secara fisik badan helikopter jatuh. Korban lainnya masih dalam proses pencarian mengingat situasi di lokasi yang sulit dan cuaca selalu berubah," paparnya.
Ketika ditanya tentang penyebab jatuhnya Heli ini, Fadhilah menyatakan saat ini masih menunggu hasil investigasi.
"Saya kira tunggu dari hasil pemeriksaan dan investigasi. Sekarang ini masih dalam proses pencarian mengingat medannya sulit. Saya kira tim SAR sudah mendekat. Dan itu pertolongannya diambil melalui udara. Saat ini tim terus bergerak dan mendekat. Mudah-mudahan besok cuaca semakin baik sehingga ada kepastian yang kita dapatkan," tandasnya.
Jenderal bintang satu ini juga mengucapkan terima kasih kepada semua pihak telah membantu proses evakuasi ini.
"Saya mengucapkan terima kasih dan apresiasi setinggi-tingginya kepada semua pihak yang telah membantu proses pencarian dan evakuasi dari Helikopter Bell 412. Lebih khusus kami mengucapkan terima kasih kepada masyarakat Desa Longberang, Longsulit dan sekitarnya yang telah memberikan informasi awal sehingga memudahkan tim SAR dalam menemukan helikopter tersebut," tutup Fadhilah.
Baca juga:
Heli TNI hilang, warga ngaku lihat pesawat berputar 4 kali & meledak
Warga dengar ledakan sebelum helikopter TNI AD hilang di Kalimantan
Proses evakuasi heli TNI AD terhambat medan, butuh 48 jam ke lokasi
Titik koordinat helikopter hilang kontak ada di hutan Kaltara
Ini 5 prajurit TNI AD penumpang heli yang hilang kontak di Kaltara