Balita di Kediri yang hilang tercebur ke selokan ditemukan sudah meninggal
NMA, bayi berusia dua tahun di Ngadirejo, Kecamatan Ngadiluwih, Kabupaten Kediri hilang terbawa arus air selokan. Setelah dilakukan pencarian, korban ditemukan sudah meninggal dunia di dam sungai Desa Slumbung yang berjarak dua kilometer dari lokasi hilangnya korban.
NMA, bayi berusia dua tahun di Ngadirejo, Kecamatan Ngadiluwih, Kabupaten Kediri hilang terbawa arus air selokan. Setelah dilakukan pencarian, korban ditemukan sudah meninggal dunia di dam sungai Desa Slumbung yang berjarak dua kilometer dari lokasi hilangnya korban.
"Jenazah ditemukan warga pukul 11.15 WIB, tim Basarnas, BPBD, polisi langsung menuju lokasi. Atas permintaan keluarga langsung dibawa ke rumah duka disemayamkan," kata Kepala BPBD Kediri Randy Agatha kepada merdeka.com, Jumat (9/2).
Usai salat Jumat tadi, korban anak pasangan Susianah (36) dan Agung (36) tersebut dimakamkan di TPU setempat.
Seperti diberitakan sebelumnya, korban hilang saat bermain bola bersama Rizal (4,5) kakaknya, Kamis (8/2) sore.
Saat kejadian, korban yang dalam pengawasan neneknya, Siti Ngaisah (80) bermain bola di depan rumah dengan kakaknya. Sang nenek meninggalkan keduanya bermain untuk salat Ashar, dan kejadian nahas tersebut terjadi.
"Saat itu baru saja hujan deras dan selokan depan rumah korban yang sebenarnya tidak begitu besar. Namun selokan memang sedang penuh air," tambahnya.
Baca juga:
Ditinggal ibu mandi, balita hilang tercebur selokan saat hujan deras
Pamit cari durian, Gede Adi diduga tenggelam di Sungai Mawa Tabanan
Santri Ponpes Lirboyo hanyut terseret arus sungai ditemukan tewas di bendungan
2 Nelayan di Minahasa Utara dilaporkan hilang, diduga perahu dihantam badai
Asyik berenang, 2 turis asing terseret ombak di Pantai Parangtritis