Bahas perbankan, Jokowi audiensi dengan komisioner LPS
Pada Jokowi, LPS akan menyampaikan tantangan yang akan dihadapi perekonomian Tanah Air ke depannya.
Presiden Joko Widodo melakukan audiensi dengan komisioner Lembaga Penjamin Simpanan (LPS) di Istana Merdeka. Ada sejumlah hal yang dibahas khususnya mengenai dunia perbankan.
"Tujuan kami adalah audiensi biasa. Tujuan kami adalah kami bisa bertemu dengan Bapak Presiden untuk mengupdate tentang lembaga penjamin simpanan," kata Ketua Dewan Komisioner Lembaga Penjamin Simpanan, Heru Budiargo, di Istana, Jakarta, Kamis (23/7).
Heru menambahkan, LPS juga melaporkan perkembangan-perkembangan yang terjadi dan tantangan-tantangan yang ada ke depan mengenai ekonomi. Menurut dia, perekonomian Tanah Air sejauh ini keadaannya baik sekali.
"Kalau uang LPS yang dikumpulkan dari premi terakumulasi dalam 10 tahun terakhir Rp 50 triliun yang dipakai untuk menjaga stabilitas, membayar dana-dana nasabah yang ditutup, totalnya hanya Rp 4,5 triliun," jelas Heru.
"Jadi di situ perekonomian Indonesia baik, dalam 10 tahun terakhir daya tahan perbankan juga baik. Jadi yang ditutup juga bank-bank kecil sekelas BPR yang sifatnya morale hazard," tambahnya.
Baca juga:
Di depan anak buahnya, Menteri Pertanian pamer sukses cetak sejarah
Ini tiga langkah Jokowi selesaikan insiden Tolikara
Jokowi beri bantuan Rp 1 miliar untuk bangun fasilitas di Tolikara
Aktivis kumpulkan 20 ribu tanda tangan dukung pencopotan Budi Waseso
Berbatik cokelat, Jokowi gelar halal bihalal dengan para menteri
Sutiyoso sebut ada yang manfaatkan rusuh Tolikara buat serang Jokowi
Usai bertemu bos Freeport, Jokowi batal beri izin tambang khusus