Badan Rizky bocah obesitas terlihat lebih kurus
Pihak RS belum menimbang berat badan Rizki karena dia belum bisa turun dari ranjangnya.
Setelah lebih dari sepekan dirawat di Rumah Sakit Muhammad Hoesin (RSMH) Palembang, kondisi Rizki Rahmat Ramadhon (10) semakin membaik. Meski masih dirawat di ruang ICU setelah sempat mengalami koma, bocah obesitas itu terlihat lebih kurus dari sebelumnya.
Salia (40) ibu Rizki mengungkapkan, selama di ruang ICU, anaknya belum juga ditimbang berat badannya. Sebab, Rizky belum bisa turun dari ranjangnya. Namun, dilihat dari fisiknya, berat badan Rizki sudah berkurang dari sebelumnya yang mencapai 119 kilogram.
"Memang belum ditimbang, tapi kayaknya sudah agak kurusan, mungkin ada lima kiloan nyusutnya. Karena badannya sekarang lebih lembut, kemarin-kemarin kan kencang," ungkap Salia kepada merdeka.com, Kamis (28/7).
Menurut Salia, anaknya kini kerap meminta makanan yang biasa disantap sehari-hari. Kemarin siang, Rizki menginginkan makan pindang. Setelah mendapay izin dari tim medis, keluarga menyuapi Rizki dengan makanan khas Palembang itu. Namun porsinya tidak banyak.
"Kemarin minta pindang patin, dikasih pindang gabus mau juga. Saya senang dia sudah baikan," ujarnya.
Sementara itu, Kepala Divisi Ruangan ICU RSMH Palembang, Dr dr Silvia Triratna mengatakan, kesehatan Rizki semakin membaik dengan kondisi pernapasannya yang stabil dan denyut jantungnya yang normal. Begitu juga dengan komplikasi hipertensi dan amandel.
"Untuk berat badan belum bisa diketahui, karena belum memungkinkan untung ditimbang. Kita masih upayakan program dietnya dengan mengatur pola makan pasien," ucapnya.
Baca juga:
Tim dokter segera jalani terapi renang untuk Rizki bocah obesitas
Kondisi mulai membaik, Rizki bocah obesitas boleh makan nasi
Mulai membaik, Rizki bocah obesitas langsung duduk & makan pisang
Rizki alami infeksi lipatan kulit, tapi tidak berbahaya
Ikuti program diet, berat badan Rizki ditarget susut 2 kg per bulan
Meski mulai membaik, Rizki idap hipertensi dan amandel stadium T3
Waspadai obesitas sejak dini, anak gemuk jangan dianggap lucu