Atlet Wushu Jambi Zivan Abimanyu Raih Dua Perak di Kejuaraan Dunia 2026
Zivan Abimanyu, atlet wushu Jambi, berhasil mempersembahkan dua medali perak bagi Indonesia di Kejuaraan Dunia Junior Wushu 2026, menjaga tradisi prestasi internasional.
Zivan Abimanyu Rasendria, atlet wushu junior asal Jambi, menorehkan prestasi gemilang di kancah internasional. Ia berhasil menyumbangkan dua medali perak untuk kontingen Indonesia. Kejuaraan bergengsi ini diselenggarakan di Tianjin, Tiongkok, pada akhir bulan Maret lalu.
Dua medali perak tersebut diraih Zivan pada nomor seni atau taolu putra. Prestasinya ini membawa kebanggaan bagi Provinsi Jambi dan seluruh Indonesia. Kejuaraan Dunia Junior Wushu X berlangsung pada 23 hingga 30 Maret 2026.
Ketua Umum Pengprov Wushu Jambi, Rony Attan, menyampaikan apresiasi tinggi atas pencapaian Zivan. Keberhasilan ini menegaskan bahwa pembinaan atlet wushu di Jambi berjalan sangat baik. Atlet wushu Jambi memang selalu meraih medali di ajang internasional.
Gemilang Zivan Abimanyu di Nomor Taolu
Zivan Abimanyu Rasendria menunjukkan performa luar biasa dalam Kejuaraan Dunia Junior Wushu X di Tianjin, Tiongkok. Ia berlaga di tiga nomor taolu putra yang berbeda. Konsistensi dan ketekunannya membuahkan hasil manis.
Dari ketiga nomor yang diikutinya, Zivan berhasil meraih dua medali perak. Medali perak pertama diraihnya di nomor Jian Shu C putra. Medali perak kedua datang dari nomor Qiang Shu C putra.
Selain dua perak, Zivan juga menunjukkan daya saing tinggi di nomor Chang Quan C putra. Pada nomor ini, ia berhasil menempati peringkat kesembilan dunia. Pencapaian ini membuktikan kualitas atlet wushu Jambi di level global.
Perjuangan Elang Wijaya dan Kontribusi Pelatih Jambi
Selain Zivan, atlet wushu junior Jambi lainnya, Elang Wijaya Panjaitan, juga turut memperkuat tim Indonesia. Elang berkompetisi di nomor tarung (sanda) kelas 42 Kg putra. Ia menghadapi persaingan ketat dari 16 atlet berbagai negara.
Elang memulai perjalanannya dengan gemilang di babak 1/8 final, mengalahkan lawan dari Vietnam dengan skor 2:0. Sayangnya, langkah Elang terhenti di babak 1/4 final setelah kalah tipis 1:2 dari atlet tuan rumah Tiongkok. Meskipun demikian, peringkat kesembilan dunia adalah pencapaian yang patut diapresiasi.
Kontingen Indonesia juga diperkuat oleh pelatih sanda asal Jambi, Rudi. Kehadiran Rudi sebagai bagian dari Tim Wushu Indonesia menunjukkan pengakuan terhadap kualitas pelatih dari Jambi. Peran pelatih sangat krusial dalam mempersiapkan atlet untuk kompetisi internasional.
Indonesia Peringkat Ketiga Umum dan Sambutan Hangat di Jambi
Secara keseluruhan, Tim Wushu Indonesia berhasil menorehkan prestasi membanggakan di Kejuaraan Dunia Junior Wushu X. Indonesia menempati peringkat ketiga umum. Total perolehan medali adalah sembilan emas, 11 perak, dan tujuh perunggu.
Setelah kembali ke tanah air, kedua atlet wushu Jambi, Zivan dan Elang, disambut hangat di Bandara Jambi. Wakil Ketua Umum V KONI Provinsi Jambi, Dr. Atri Widowati S.Pd, M.Or, bersama pengurus KONI lainnya, turut hadir menyambut. Sambutan ini merupakan bentuk apresiasi atas perjuangan mereka.
KONI Provinsi Jambi menyatakan kebanggaannya atas prestasi yang diraih atlet junior wushu. Dr. Atri Widowati berharap prestasi ini menjadi modal berharga bagi Jambi dalam pembinaan atlet. Ia juga berharap para atlet junior ini kelak menjadi atlet senior berprestasi yang terus mengharumkan nama Jambi di tingkat nasional dan internasional.
Sumber: AntaraNews