Atasi Gap Capaian Vaksin, Mendagri Minta Kepala Daerah Gencarkan Vaksinasi Dosis 2
Tito menyarankan, cara itu ditempuh agar gap tersebut bisa diperkecil adalah dengan tidak hanya menggunakan CoronaVac/Sinovac-Bio Farma sebagai jenis pilihan vaksinasi. Tetapi juga bisa meggunakan AzraZeneca, Pfizer, Moderna, Johnson&Johnson.
Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian menertibkan surat edaran (SE) untuk seluruh kepala daerah dalam rangka mencegah dan menanggulangi Covid varian Omiron. Mendagri mengingatkan kepala daerah mulai dari tingkat bupati, wali kota hingga gubernur harus menggenjot angka vaksinasi dengan memperkecil jumlah gap masyarakat yang sudah menerima dosis pertama dengan penerima dosis kedua.
"Perlu juga dilakukan percepatan dosis 2 sehingga mengurangi gap capaian dosis pertama dan kedua," tulis Tito dalam SE bernomor 440/7183/SJ seperti dilihat Liputan6.com, Kamis (23/12).
Tito menyarankan, cara itu ditempuh agar gap tersebut bisa diperkecil adalah dengan tidak hanya menggunakan CoronaVac/Sinovac-Bio Farma sebagai jenis pilihan vaksinasi. Tetapi juga bisa meggunakan AzraZeneca, Pfizer, Moderna, Johnson&Johnson.
Tito juga meminta, percepatan vaksinasi bisa sesuai target yang telah ditetapkan pemerintah, yakni 70% untuk dosis pertama dan 60% untuk target lansia dosis pertama.
Vaksinasi Anak
Untuk vaksinasi anak kelompok usia 6-11 tahun bisa dipenuhi target 70 persen dosis pertamanya dengan vaksin jenis CoronaVac/Sinovac-Bio Farma.
Surat edaran ini dirilis pada 21 Desember 2021 dan ditandatangani langsung oleh Kepala Biro Hukum Kementerian Dalam Negeri Gani Muhammad.
Reporter: M Radityo
Sumber: Liputan6.com
Baca juga:
Aturan SKB 4 Menteri: Tenaga Pendidik Menolak Divaksinasi Bakal Disanksi
Jokowi: Vaksinasi Covid-19 Capai 263 Juta Dosis Sepekan Sebelum Akhir Tahun
KAI: Pengguna Layanan Vaksinasi di Stasiun Makin Sepi
Ridwan Kamil Sebut Vaksinasi Covid-19 Lewati Target Pemerintah
Vaksinasi Anak Usia 6-11 Tahun Belum Bisa Dilaksanakan di Karawang, Ini Alasannya
Kota Semarang Dapat 150 Ribu Dosis Vaksin Anak, Dinkes Targetkan Rampung 21 Hari
Menkes Sebut Cakupan Vaksinasi Covid-19 Indonesia Penuhi Target WHO