Atap GOR Waringin Jayapura Ambruk dan 1 Mayat Ditemukan saat Banjir
Untuk diketahui, GOR Waringin merupakan salah satu gedung olahraga yang baru digunakan untuk pelaksanaan perhelatan Pekan Olaharaga Nasional pada Oktober 2021 yang menjalani sejumlah rehap terutama atap GOR.
Atap Gedung Olahraga (GOR) Waringin Jayapura, yang berlokasi di jalan raya Kotaraja-Abepura, Kelurahan Vim, Distrik Abepura, pada Minggu (09/01) pagi ambruk. Tak ada korban jiwa dalam insiden itu.
Dari pantauan merdeka.com, puing-puing dari atap GOR tersebut belum juga dirapihkan. Untuk ambruknya sendiri, terjadi sekitar Pukul 6:30 WIT akibat tidak kuatnya atap menampung curah hujan.
Untuk diketahui, GOR Waringin merupakan salah satu gedung olahraga yang baru digunakan untuk pelaksanaan perhelatan Pekan Olaharaga Nasional pada Oktober 2021 yang menjalani sejumlah rehap terutama atap GOR. Selain itu, pemerintah Kota Jayapura juga menempati GOR Waringin lantai 1 sebagai Posko Induk Tanggap Darurat Bencana Banjir dan Longsor di Kota Jayapura.
Sementara itu, Warga masyarakat Kota Jayapura dihebohkan dengan penemuan mayat laki-laki terapung di air banjir wilayah Organda, Kelurahan Hedam, Distrik Heram pada Pukul 10.00 WIT. Identitas Jenazah diketahui. Jenazah tersebut kemudian dievakuasi ke RS Bhayangkara Polda Papua.
Baca juga:
Banjir dan Longsor di Jayapura: 7 Meninggal dan 7.005 Jiwa Terdampak
Banjir di Jayapura Surut, Warga Butuh Bantuan Makanan hingga Popok Bayi
Banjir di Jayapura Turut Rendam Kantor Gubernur Papua
Kemudian, PDAM Jayapura menyiagakan empat truk tangki air bersih guna mobilisasi membantu dan menunjang para pengungsi dan korban terdampak banjir. Juga posko-posko penanganan tanggap darurat banjir dan longsor yang di bangun Pemerintah Kota Jayapura.
Menurut Dirut PDAM Jayapura, Entis Sutisna, sejak terjadinya banjir yang melanda Kota Jayapura pihaknya sudah menyiapkan antisipasi kemungkinan untuk pelayanan darurat dengan empat armada mobil tangki, dan juga membantu kebutuhan masyarakat korban terdampak banjir berupa air minum dalam kemasan.
"Dengan upaya yang kami sediakan, berupa mobil tangki, tandon air, dan air kemasan nanwani, semoga dapat membantu warga korban terdampak banjir dalam memenuhi kebutuhan mereka," katanya.
Dirut menjelaskan, pihaknya sendiri telah membentuk tim khusus untuk mensuport posko-posko penanganan bencana dan longsor di Kota Jayapura. Khusus untuk mobil tangki dan kebutuhan-kebutuhan bantuan PDAM pihaknya telah menyiagakan sebanyak 7 personel dengan 4 armada mobil tangki air.
Baca juga:
Banjir Rendam 59 Rumah di Jayapura Mulai Surut
Update Banjir Jayapura, Tujuh Warga Meninggal Dunia dan Tiga Orang Luka
BRI Peduli Salurkan Bantuan Tanggap Darurat Bencana Banjir Abepura Jayapura