Arab Saudi pulangkan 83 TKI bermasalah lewat Bandara Soetta
Mereka kebanyakan bermasalah karena melampaui masa tinggal di Saudi.
Sebanyak 83 perantau asal Indonesia dideportasi dari Arab Saudi karena bermasalah tiba malam hari ini di tanah air. Mereka terdiri dari 43 tenaga kerja pria dan 40 tenaga kerja wanita, serta tiga balita yang merupakan anak tenaga kerja wanita.
Pemulangan tenaga kerja Indonesia yang bermasalah tersebut melalui Bandara Soekarno-Hatta, Cengkareng, Tangerang, pada Senin (13/4) malam. Para pekerja migran itu kebanyakan bermasalah dengan izin tinggal. Antara lain sudah melebihi batas izin tinggal di negara itu. Mereka diterbangkan dengan menggunakan pesawat maskapai Saudi Arabia Airlines difasilitasi oleh negara.
"Mereka termasuk dalam kategori TKI kelompok B, yang pokok permasalahannya pada izin tinggalnya sudah melebihi dari kontrak kerja," kata Kepala BP3TKI Serang, Bambang Irawan, saat ditemui di Bandara Soekarno-Hatta.
Sementara itu, Dian salah satu tenaga kerja wanita yang telah bekerja di sana selama delapan tahun mengaku terpaksa melebihi masa tinggal. Dia menjadi TKI over stayer karena melarikan diri dari majikannya.
"Majikan saya galak, makanya saya kabur," kata Dian.
Baca juga:
5 TKI asal Kalsel bebas dari hukuman mati di Arab Saudi
5 WNI dihukum mati negara lain, bikin pemerintah kalang kabut
Nusron Wahid janji selamatkan 229 TKI dari hukuman mati
BNP2TKI: Kami minta pengampunan agar 229 TKI tak dihukum mati
Jokowi stop ekspor pembantu, Saudi limbung kekurangan 2.000 pekerja
Setelah Malaysia, giliran 482 WNI di Saudi dipulangkan
Kisah Yeti, TKI di Arab Saudi terjerat utang Rp 170 juta