Antre mencoblos, warga Banda Aceh rela berpanas-panasan
Antre mencoblos, warga Banda Aceh rela berpanas-panasan. Mereka yang tak kebagian duduk di kursi, rela berpanas-panasan demi memberikan hak suaranya di Pilkada serentak.
Cuaca panas tidak menyurutkan antusias masyarakat Kota Banda Aceh demi menggunakan hak pilihnya di pilkada serentak. Selain panas, warga di Kecamatan Meuraxa juga rela menunggu lama namanya dipanggil untuk mencoblos di TPS.
"Kami terpaksa berdiri di panas karena tidak ada tempat teduh. Kursi di tenda penuh, di bawah pohon juga banyak kerumunan orang," ungkap seorang pemilih, Rabu (15/2). Dikutip dari Antara.
Kendati rela berpanas-panas, tidak sedikit pemilih yang mengeluhkan lamanya antre menunggu nama dipanggil untuk mencoblos. Bahkan ada pemilih memilih meninggalkan TPS karena ada kegiatan lain.
"Saya terpaksa meninggalkan TPS karena ada kegiatan lain. Saya tidak tahu apa bisa memilih nanti atau tidak. Undangan sudah saya berikan ke petugas di TPS," kata Muhammad, pemilih lainnya.
Hari ini, 15 Februari, 3,4 juta lebih pemilih di Provinsi Aceh menggunakan hak pilihnya memilih Gubernur dan Wakil Gubernur Aceh 2017-2022. Pemilihan tersebut digelar serentak dengan pemilihan 20 bupati/wali kota dan wakil dari 23 kabupaten/kota di Provinsi Aceh.
Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur Aceh diikuti enam pasangan calon, yakni Tarmizi A Karim dan Machsalmina, Zakaria Saman dan T Alaidinsyah.
Kemudian, Abdullah Puteh dan Sayed Mustafa Usab, Zaini Abdullah dan Nasaruddin, Muzakir Manaf dan TA Khalid serta pasangan Irwandi Yusuf dan Nova Iriansyah.
Baca juga:
Petugas KPPS di Aceh datangi warga sakit agar bisa nyoblos
Petugas KPPS di Aceh jemput bola warga sakit buat nyoblos
Usai memilih, Irwandi pantau Pilkada di Aceh dengan pesawat
Calon petahana Illiza prediksi pemilih Pilkada Banda Aceh 90 persen
1.263 surat suara Pilgub Aceh dimusnahkan
Jelang pencoblosan, Pangdam IM pastikan keamanan di Aceh kondusif