Anies Baswedan uji disertasi Pius Lustrilanang di UB Malang
Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan menjadi salah satu penguji disertasi politikus Partai Gerindra, Pius Lustrilanang di UB Malang. Sidang tertutup sedang berlangsung di Ruang Ujian A.4.2 Aula Gedung A FIA Universitas Brawijaya Malang.
Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan menjadi salah satu penguji disertasi politikus Partai Gerindra, Pius Lustrilanang di UB Malang. Sidang tertutup sedang berlangsung di Ruang Ujian A.4.2 Aula Gedung A FIA Universitas Brawijaya Malang.
Anies bersama delapan orang penguji lain tampak duduk melingkar dengan mengenakan toga. Tampak Anies duduk di sisi kiri tempat duduk Pius Lustrilanang yang sedang diuji.
"Karena disertasinya tentang Pilkada Jakarta, kami menghadirkan penguji eksternal, Anias Baswedan, mantan Rektor Paramadina," kata Dekan Fakultas Ilmu Administrasi Universitas Brawijaya (UB), Bambang Supriyono selaku pemimpin sidang, Sabtu (29/9).
Sesaat wartawan diperkenankan untuk mengabadikan menjelang persiapan sidang tertutup. Hingga saat ini sidang tertutup sedang berlangsung. Anies mendapatkan waktu pertama untuk menguji setelah Pius menyampaikan disertasinya.
Anies menjadi penguji Pius dengan disertasi Penerapan Kepemimpinan Publik dalam Pilkada Langsung: Studi Pada Pilkada Jakarta 2017.
Selain Anies, sebagai penguji Prof. Dr. Bambang Supriyono, MS (Dekan FIA UB), Prof. Dr. Sangkala (Universitas Hasanuddin (Ketua Indonesian Association of Public Administration-IAPA), Prof. Dr. Juli Andi Gani, MS (Promotor), Dr. Suryadi, MS (Ko-Promotor), Dr. Tjahjanulin Domai, MS (Ko-Promotor), Prof. Dr. Abdul Hakim (FIA UB), Dr. Siti Rochmah, M.Si (FIA UB), Dr. Bambang Santoso Haryono, MS (FIA UB) dan Dr. Sarwono, MS (FIA UB).
Baca juga:
Tak cuma reklamasi, Anies didesak hentikan proyek break water Kepulauan Seribu
12 SKPD dipimpin Plt, DKI tunggu sistem lelang jabatan selesai
Anies bakal tata fasilitas tiga pulau reklamasi
Cabut izin reklamasi, Anies pikirkan kaji ulang Giant Sea Wall
Serunya Panglima TNI, Kapolri hingga Gubernur DKI goyang dayung bareng Via Vallen
Sekda DKI sebut HGB Pulau D dikeluarkan oleh BPN & masih dikuasai pengembang