Anies Baswedan minta pembocor kunci jawaban UN SMP dipolisikan
"Kami tidak akan diamkan," kata dia.
Menteri Pendidikan dan Kebudayaan, Anies Baswedan meminta Ombudsman Sumatera Utara melaporkan temuan kunci jawaban Ujian Nasional SMP ke polisi. Hal itu dinilainya merupakan tindak pidana.
"Saya mempersilakan dan mendorong Ombudsman untuk melaporkan temuan tersebut kepada pihak yang berwajib untuk diproses secara hukum. Membocorkan atau membuat dan menyebarkan kunci jawaban Ujian Nasional bukan saja merupakan tindak pidana tapi juga bentuk pengkhianatan terhadap moral," kata Anies dalam rilisnya, Rabu (6/5).
Anies mengingatkan kepada pihak sekolah agar tidak menghalangi Ombudsman dalam pengawasan ujian nasional. "Ombudsman dilindungi undang-undang dalam menjalankan tugasnya dalam mengawal kinerja pelayanan publik," lanjutnya.
Selain itu, Anies juga kembali menegaskan komitmennya dalam memberantas kecurangan dalam dunia pendidikan. Meski laporan kecurangan oleh Ombudsman dan media hanya di beberapa wilayah dari 534 kabupaten/kota di Indonesia.
"Mulai tahun ini kami tidak akan tutupi lagi kenyataan bahwa ada daerah-daerah yang memang masih bermasalah. Kami tidak akan diamkan. Kami akan ukur integritasnya dan kami akan tunjukkan pada pemimpin daerah dan publik sehingga kami tahu potret kejujuran ketika melaksanakan Ujian Nasional," pungkas dia.
Baca juga:
Pihak sekolah minta EO pesta bikini usai UN minta maaf dan tobat
Jaga kejujuran UN, Menteri Anies terapkan indeks integritas sekolah
Menteri Anies beberkan penyebab bocornya soal Ujian Nasional
Pacu prestasi siswa di UN, MTs iming-imingi sepeda motor gratis
Jalani UN, Aldi nginap di hotel dekat sekolah
Hanya gitaris yang mengerti kode mencontek ini
Ingin pintar, nenek 73 tahun ikut Ujian Nasional paket B