Angka Kasus Covid-19 Melandai, Pemkot Solo Tetap Gencarkan Testing
Gibran menyebut, untuk testing, dalam sehari bisa mencapai 1.000-1.200 orang.
Pemerintah Kota Solo tetap akan memperkuat testing atau pengetesan kepada masyarakat meskipun angka kasus Covid-19 di Kota Solo mulai melandai dalam beberapa hari terakhir.
Pernyataan tersebut dikemukakan Wali Kota Solo, Gibran Rakabuming Raka, seusai Rakor Pelaksanaan Tracking dalam rangka penanganan Covid-19 di Balai Kota Solo. Selasa (3/8).
"Kalau testing harus dipertahankan. Kita kan paling tinggi kalau testing. Testing, tracing, semua tetap kita maksimalkan. Kita pastikan yang sehat benar-benar sehat,” ujarnya.
Gibran menyebut, untuk testing, dalam sehari bisa mencapai 1.000-1.200 orang. Testing tersebut termasuk swab antigen dan PCR (polymerase chain reaction/tes usap).
“Kita paling tinggi kalau urusan testing,” katanya.
Sementara itu berdasarkan data dari Satgas Penanganan Covid-19 Kota Solo, hingga Selasa sore jumlah kumulatif kasus Covid-19 mencapai 23.964 kasus. Atau bertambah 151 kasus jika dibanding hari sebelumnya.
Dari data yang sama, puncak penambahan kasus Covid-19 di Kota Solo terjadi pada beberapa minggu lalu, tepatnya pada Kamis (15/7) terjadi penambahan sebanyak 544 kasus aktif.
"Ini memang grafiknya sudah mulai landai, menurun, tetapi belum baik-baik saja. Kita masih harus menahan diri lagi,” katanya.
Baca juga:
3 Bersaudara Yatim Piatu Korban Covid-19 Dapat Bantuan dari Gibran
Gibran Sebut Kasus Covid-19 di Solo Mulai Landai
Gibran Perintahkan 36 Pejabat Baru di Solo Turun ke Lapangan: Jangan Tunggu Viral
Berstatus Anak Presiden, Begini Gaya Gibran Sambut Panglima TNI dan Kasad Andika
Temui Gibran, Mentan Syahrul Bahas Pertanian di Perkotaan
Penggali Kubur Jenazah Covid-19 di Solo Minta Ahli Waris Bayar Rp 5 Juta