LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. PERISTIWA

Anggota Satpol PP di Samarinda ditikam badik preman mabuk

Aditia Amandika (23), anggota Satpol PP Provinsi Kalimantan Timur yang juga warga Jalan Suwandi Samarinda, dikeroyok dan ditikam sekelompok preman mabuk, di area Convention Hall Sempaja (CHS). Para preman itu kini dalam buruan polisi.

2018-08-30 22:00:00
Satpol PP
Advertisement

Aditia Amandika (23), anggota Satpol PP Provinsi Kalimantan Timur yang juga warga Jalan Suwandi Samarinda, dikeroyok dan ditikam sekelompok preman mabuk, di area Convention Hall Sempaja (CHS). Para preman itu kini dalam buruan polisi.

Peristiwa itu terjadi Rabu (29/8) sekira pukul 22.00 WITA. Aditia yang sedang piket malam di kantor Gubernur Kaltim, ditelpon temannya, Adhiguna (30), yang bertugas jaga di arena pameran pembangunan di CHS.

Adhiguna saat itu mengabarkan adanya sekelompok orang mabuk membawa senjata tajam. Aditia bersama temannya, Dede, datang ke CHS. Dede lantas menegur empat orang yang diduga sedang mabuk sambil bawa sajam.

Advertisement

"Tiba-tiba, beberapa dari empat orang itu langsung menyerang korban Aditia. Korban sempat membalas pukulan," kata Wakapolsek Sungai Pinang Iptu Diorisha Suryo S kepada merdeka.com, Kamis (30/8).

Korban Aditia lantas terjatuh di tanah. Salah satu dari empat orang itu dikenal nama Antok Sarang, lantas menikamkan badik ke dada Aditia.

"Korban dibawa ke rumah sakit. Sedangkan Adhiguna, juga dirawat di rumah sakit dan satu lagi, juga dirawat di rumah sakit karena dianiaya kelompok pemabuk itu. Setelah menganiaya, para pelaku ini kemudian kabur," ujar Suryo.

Advertisement

Beruntung, luka tikam dan memar ketiga korban tidak begitu serius. Mereka bergegas melapor ke K, dilengkapi dengan hasil visum medis RSUD AW Syachranie. Dugaan sementara, persoalan dipicu keinginan para preman, menguasai areal parkir pameran di CHS.

"Terduga pelaku Antok Sarang ini, sudah tidak asing lagi, dan sering keluar masuk penjara karena kasus yang sama (penganiayaan). Kasus ini sekarang ditangani Polres (Polresta Samarinda)," demikian Suryo.

Baca juga:
Bermula dari mobil dilempari benda, polisi ini malah babak belur dikeroyok 3 pemuda
Penghuni Apartemen Kalibata City dianiaya suami pakai gagang sapu, pisau & pulpen
Gara-gara nyanyi 'Bento', pelajar SMA di Palembang dianiaya tetangga
Tak pedulikan larangan ke sekolah, anak dan ibunya dibacok ayah tiri
Anggota TNI babak beluk dihajar mantan suami istrinya
Cemburu pacarnya dibonceng, Dayat bacok kepala teman pakai celurit

(mdk/cob)

Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.