LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. PERISTIWA

Anggota Satgas Sebut Daerah Tak Punya Uang Bantu Masyarakat Jika Diterapkan Lockdown

"Problem kita adalah bagaimana memberikan supply pendapatan, minimal makanan kepada masyarakat yang tidak mampu. karena pemerintah daerah tidak memegang uang itu. Uang itu ada di pusat."

2021-07-03 13:12:59
PPKM Darurat
Advertisement

Anggota Tim Pakar Perubahan Perilaku Satgas Penanggulangan Covid-19, Riant Nugroho, menuturkan, pemerintah di daerah tidak punya uang jika menerapkan karantina wilayah atau lockdown. Salah satunya untuk menyuplai kebutuhan harian masyarakat.

"Tantangan paling besar kan adalah begini, apabila dilakukan semacam yang kita sebut Lockdown. this is lockdown. Katakanlah 80 persen dilaksanakan, problem kita adalah bagaimana memberikan supply pendapatan, minimal makanan kepada masyarakat yang tidak mampu," ujar Riant dalam diskusi daring, Sabtu (3/7).

"Nah ini yang terjadi, karena pemerintah daerah tidak memegang uang itu. Uang itu ada di pusat," ucapnya.

Advertisement

Riant mengatakan, bantuan sosial sudah diberikan melalui banyak kanal, misalnya melalui menteri. Sehingga kebijakan yang ada perlu dikonsolidasikan.

"Sehingga, mengkonsolidasikan kita perlu bukan hanya waktu lagi tapi bagaimana kebijakan yang mengkonsolidasikan," kata Riant.

"Jadi problem utamanya adalah bagaimana membantu masyarakat makan karena duitnya enggak ada di daerah," ucapnya.

Advertisement

Selain itu, Riant mengakui, teguran pemerintah pusat kepada daerah memang diperlukan saat pandemi ini. Apalagi banyak kepala daerah yang masih membandel dalam penanganan Covid-19 ini.

"Jadi sebenarnya kalau menegur kepala daerah itu bagus karena itu kekuasan sudah resentralisasi kembali. Tetapi memang gak mudah. Kepala daerah memang ada yang betul-betul bandel. Tapi kalau boleh saya katakan, semua kepala daerah terutama di Pulau Jawa-Bali sudah paham karena juga ada korban yang cukup banyak," ucapnya.

Baca juga:
Tak Ada Penyekatan, Lalin di Checkpoint PPKM Darurat Jalan Raya Bogor Lancar
Pelanggar PPKM Darurat Bisa Dipenjara & Didenda Rp100 Juta, Ini Dasar Hukumnya
Istana: PPKM Darurat Kebijakan Rem untuk Selamatkan Rakyat dari Covid-19
Pemerintah: Tak Ada Kompromi, Pelanggar PPKM Darurat Akan Ditindak Tegas
Berikut Penyesuaian Prosedur Terbang Garuda Indonesia Selama Masa PPKM Darurat

(mdk/lia)

Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.