Anggota Mapala Unnes tewas di Gunung Ungaran diserang hipotermia
Korban sempat dibawa ke RS Mutiara Bunda, Kecamatan Boja, Kabupaten Kendal namun nyawanya tak tertolong.
Mahasiswa Pencinta Alam (Mapala) Universitas Negeri Semarang (Unnes) bernama M Humam Khaulani (20) tewas di Gunung Ungaran, Jawa Tengah. Humam ini sedang diklat angkatan 24 di Kebun Teh Medini, Kecamatan Limbangan, Kabupaten Kendal sejak 12 hari yang lalu.
Warga Kaligelang Pemalang, Jawa Tengah ini meninggal saat melakukan aksi jalan kaki dari Medini Limbangan ke kampusnya di Gunungpati Semarang. Korban sempat dibawa ke RS Mutiara Bunda, Kecamatan Boja, Kabupaten Kendal namun nyawanya tak tertolong.
Kematian korban baru dilaporkan ke polisi pada siang ini dengan dilengkapi surat keterangan meninggal dari rumah sakit setempat.
Dari laporan ke pihak kepolisian, mahasiswa semester tiga ini sudah melaksanakan kegiatan sejak pertama datang di Kebun Teh Medini, Kecamatan Limbangan, Kabupaten Kendal, Jawa Tengah.
"Saat melaksanakan kegiatan terakhir yakni long march (berjalan jauh), korban mengeluhkan badan terasa lemas sekali. Teman-teman sudah berupaya memberikan pertolongan maksimal. Namun saat dibawa ke rumah sakit terdekat nyawanya sudah tidak dapat diselamatkan," ungkap Ketua Mapala Unnes Kota Semarang, Udin, Selasa (11/2).
Hasil pemeriksaan dokter piket RS Mutiara Bunda, korban meninggal dunia disebabkan kondisi tubuh yang kekurangan cairan dan rasa dingin yang berlebihan atau hipotermia.
Baca juga:
Tiga pendaki asal Jakarta tersambar petir di Gunung Sindoro
Hipotermia, mahasiswi Unissula meninggal di Gunung Merbabu
10 Pendaki yang tersesat di Gunung Sindoro berhasil dievakuasi
Kisah para pendaki yang dijemput maut di gunung
Dua pendaki Stiesia Surabaya ditemukan tewas di Gunung Welirang