LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. PERISTIWA

Anggota DPR Bantah BSI Soal Transaksi Bahan Bakar Minyak SPBU di Aceh

Transaksi via Bank Syariah Indonesia (BSI) untuk penebusan Bahan Bakar Minyak (BBM) ke Pertamina hingga hari ini masih terkendala. Dampak error-nya sistem host to host di BSI, membuat sejumlah SPBU di Aceh mengalami kekosongan BBM.

2023-05-17 18:26:06
Regional
Advertisement

Transaksi via Bank Syariah Indonesia (BSI) untuk penebusan Bahan Bakar Minyak (BBM) ke Pertamina hingga hari ini masih terkendala. Dampak error-nya sistem host to host di BSI, membuat sejumlah SPBU di Aceh mengalami kekosongan BBM.

Merespons hal ini, Kepala Regional CEO BSI Aceh Wisnu Munandar mengklaim permasalahan tebusan BBM antara pemilik SPBU dan Pertamina saat ini sudah tertangani dengan baik. BSI menjamin transaksi dapat dibayarkan ke Pertamina.

"Para pengusaha SPBU juga sudah terinfokan dengan baik terkait proses ini," kata Wisnu.

Advertisement

Akan tetapi, Anggota Komisi VI DPR RI Rafli Kande, mengaku mendapat informasi dari sejumlah pengusaha SPBU di Aceh, yang mengalami kendala penebusan BBM ke Pertamina via BSI.

Bahkan, tutur Rafli, dampak masih error-nya sistem host to host di BSI, pengusaha Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum Nelayan (SPBUN) di Aceh Selatan, sudah sepekan ini kekosongan BBM sehingga berimbas langsung ke nelayan.

"Ternyata apa yang disampaikan Regional CEO BSI Aceh Wisnu Munandar, yang mengklaim masalah pengusaha SPBU di Aceh kesulitan melakukan penebusan minyak ke Pertamina telah terselesaikan, itu jelas bohong," kata Rafli kepada merdeka.com, Rabu (17/5).

Advertisement

Rafli menduga, klaim Wisnu tersebut untuk menggiring opini publik seolah-olah masalah penebusan minyak dari pengusaha SPBU ke Pertamina telah terselesaikan.

"Klaim itu sangat berbahaya. Nanti ketika di SPBU-SPBU kekosongan BBM justru SPBU yang disalahkan. Tapi, kenyataannya masalah penebusan BBM ke Pertamina memang belum selesai, karena sistem host to host di BSI masih terganggu," ujarnya.

Rafli mendesak Regional CEO BSI Aceh Wisnu Munandar berkata jujur dengan kendala yang masih dialami BSI di Aceh, jangan justru memutarbalikkan fakta dan kenyataan di lapangan.

Sementara itu Area Manager Comm, Rel & CSR Pertamina Patra Niaga Regional Sumbagut, Susanto August Satria, mengatakan pihaknya hingga saat ini terus berkoordinasi dengan BSI untuk kelancaran proses transaksi SPBU di Aceh kepada Pertamina.

"Kita minta seluruh SPBU melakukan penebusan seperti biasa yang terintegrasi dengan sistem perbankan, sambil paralel menyelesaikan proses kredit yang lalu," katanya.

Baca juga:
Dugaan Kebocoran Nasabah BSI Diduga Diretas Hacker, Polisi Tunggu Laporan Korban
Cerita Pemilik SPBU di Aceh Kekosongan BBM karena Imbas Bank Syariah Error
Gangguan IT Pulih, BSI Pastikan Perlindungan Data dan Dana Nasabah
Buntut BSI Error, DPR Aceh Serius Kaji Wacana Revisi Qanun Lembaga Keuangan Syariah

(mdk/cob)

Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.