Ancam tak beri uang sekolah, bapak gagahi anak hingga hamil 7 bulan
Terbongkarnya tindakan asusila itu setelah sang ibu curiga melihat perut anaknya yang membuncit.
RA (43), seorang pria yang berprofesi sebagai petugas satuan keamanan (Satpam) tega menghamili anaknya hingga hamil 7 bulan. Warga Kelurahan Sukamulya, Kecamatan Cikupa, Kabupaten Tangerang, itu menghancurkan masa depan putrinya sendiri yang masih berusia 17 tahun.
Terbongkarnya kasus ayah tersebut berawal dari Ibu sang gadis berinisial FD (43), yang curiga dengan perut P yang terus membuncit. Khawatir putrinya menderita penyakit, FD membawa P ke rumah sakit untuk diperiksa. Akhirnya, P pun mengaku dirinya telah dinodai sang ayah. Atas kejadian tersebut, FD kemudian melaporkan peristiwa itu ke Mapolsek Cikupa.
Kapolsek Cikupa Kompol Gunarko membenarkan atas adanya korban perempuan di bawah umur yang disetubuhi orangtuanya. "Korban diancam tidak akan diberikan uang sekolah dan dipukul jika tidak mau melayani kemauan ayahnya," kata Kompol Gunarko, Senin (11/4).
Gunarko mengatakan, RA yang sehari-hari sebagai Satpam menyetubuhi anak kandungnya saat istrinya (ibu korban) bekerja di pabrik. "Dilakukan berulang-ulang hingga hamil 7 bulan,” tukasnya.
Atas perbuatannya, RA dijerat Pasal 81 Undang-undang Nomor 35 tahun 2014 tentang perlindungan anak dengan ancaman lima sampai 15 tahun penjara. Sedangkan, sejumlah barang bukti yang berhasil diamankan polisi, satu buah celana dalam warna pink, satu buah BH warna hitam, satu buah sprei warna unggu dan satu buah kaos warna hijau sereta Visum et Repertum atas nama Korban.
Baca juga:
Saat nyawa Yuyun berakhir tragis oleh 13 lelaki
1 Dari 4 pemerkosa siswi SMA dijatuhi hukuman 6 tahun 6 bulan bui
Yuyun tewas usai diperkosa 13 lelaki di hutan, 12 pelaku dibekuk
Diancam sebilah pisau, siswi SMP di Pekanbaru diperkosa teman pria
Disuruh ambil berkas, satpam malah coba perkosa istri atasan
Pelajar & pemuda pengangguran tega perkosa ABG 13 tahun berkali-kali
Daftar 4 Guru tergila sedunia, nekat perkosa murid di sekolah