LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. PERISTIWA

Amien Rais tak boleh berpolitik dan serang Jokowi di Balai Kota DKI

Amien Rais tak boleh berpolitik dan serang Jokowi di Balai Kota DKI. mien Rais telah menerapkan politik kekuasaan dengan membela kelompok politiknya sendiri dan merendahkan lawan politiknya. Azyumardi memandang sikap seperti itu yang dilarang dilakukan di kantor pemerintahan.

2018-04-25 17:24:38
Amien Rais
Advertisement

Guru Besar UIN Jakarta Azyumardi Azra menyatakan Balai Kota harus dijaga netralitasnya dari sikap politik kekuasaan. Hal ini terkait dengan apa yang dilakukan Ketua Majelis Kehormatan PAN Amien Rais dalam tasyakuran di Balai Kota Jakarta, Selasa (24/4) kemarin.

"Balai Kota harus dipelihara netralitasnya sebagai simbol dari birokrasi pemerintahan," ujarnya kepada wartawan di Perpustakaan Nasional, Medan Merdeka Selatan, Rabu (25/4).

Menurutnya, Amien Rais telah menerapkan politik kekuasaan dengan membela kelompok politiknya sendiri dan merendahkan lawan politiknya. Azyumardi memandang sikap seperti itu yang dilarang dilakukan di kantor pemerintahan.

Advertisement

Dia menuturkan seharusnya ada sanksi oleh KPU, meski tidak mengetahui apa sanksi yang bisa menjerat Amien yang bukan terlibat sebagai kandidat langsung.

"Politik kekuasaan itu mendeskreditkan menyerang lawan politik tertentu, di sana kemudian membela kelompok politiknya sendiri. Itu yang tak boleh dilakukan. Itu harus dilakukan di tempat yang sudah ditentukan KPU," terangnya.

Begitu pula dengan pengajian-pengajian. Menurut Azyumardi, masjid dan pengajian tidak boleh memberikan pernyataan politik kekuasaan yang menyerang.

Advertisement

Sebab hanya akan memicu perpecahan. Dia menilai hal tersebut dapat merusak kesucian masjid dengan politik partisan seperti yang dilakukan Amien Rais.

"Dalam pembicaraan politik kekuasaan ini memakai ayat-ayat kitab suci yang ditafsirkan sekenanya sendiri. Misalkan ada partai Allah, partai setan kan enggak jelas partai Allah yang mana, partai setan yang mana, yang seperti ini menimbulkan perpecahan di masyarakat," kata dia.

Azyumardi memandang yang bisa dilakukan di Masjid atau pengajian, adalah apabila bicara nilai keadilan atau etika politik. Seperti, mengajak masyarakat untuk ikut pemilu dengan mengajak untuk memilih sesuai hati nurani.

"Misalnya bicara keadilan dalam politik, etika politik itu perlu disadarkan kepada masyarakat kewajiban politik sebagai warga negara ikut dalam pemilu memilih sesuai hati nurani itu boleh dilakukan di pengajian bahkan perlu dilakukan," kata dia.

Sebelumnya, Amien Rais dalam tasyakuran di Balai Kota kemarin, mengatakan pengajian-pengajian harus disisipi politik, melihat momentum tahun politik ini. Dia juga menyerang lawan politiknya, Joko Widodo dengan menunjuk foto presiden dan menyebut elektabilitasnya semakin menurun.

"Elektabilitasnya going down and down," kata mantan Ketua MPR itu.

Baca juga:
Amien Rais berpolitik di Balai Kota, Sandiaga bakal cek aturan
PAN sebut Amien Rais geram lembaga survei yang unggulkan calon tertentu
Sekjen Golkar anggap wajar Amien Rais eksploitasi hal negatif dari Jokowi
Anies disebut Amien Rais penyelamat negeri: Siapapun mendoakan saya amini
Anies anggap ramalan Amien Rais soal penyelamat negeri sebagai amanat

(mdk/eko)

Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.