Ambil motor dan HP, tersangka pembunuh Alika terlilit utang
Selain utang di tempat kerja, pelaku juga ternyata menunggak biaya sewa kos-kosannya selama empat bulan.
Tersangka pembunuh Alika (25), Syahril Sidik (28) diketahui terlilit utang di tempatnya bekerja. Oleh sebab itu, selain membunuh, pelaku juga membawa sepeda motor korban untuk dijual demi membayar utangnya.
"Pelaku itu terlilit utang di kantor tempat dia kerja," kata Kasubdit Jatanras Ditreskrimum Polda Metro Jaya AKBP Hendy F Kurniawan, kepada wartawan.
Meski demikian, Hendy tak menjelaskan secara rinci berapa banyak utang yang dimiliki pelaku. Namun, selain utang, pelaku juga ternyata menunggak biaya sewa kos-kosannya selama empat bulan.
"Selain utang, dia juga nunggak bayar kosan selama empat bulan," jelasnya.
Oleh sebab itu, papar Hendy, dalam pelariannya pelaku juga membawa kabur barang-barang berharga milik korban yakni sepeda motor, handphone, serta dompet korban yang berisi STNK, KTP, dan uang.
"Pelaku ini hendak kabur ke rumah tantenya di Cimahi. Dia juga berniat menjual motor korban," tutupnya.
Baca juga:
Seks dan perselingkuhan sering jadi motif pembunuhan sadis
Kurang dari 24 jam, pembunuh wanita di hotel di Koja dibekuk
Idap HIV/AIDS stadium 3, pembunuh Alika dipindah ke ruang isolasi
Polisi rilis barang bukti dan tersangka pembunuh Alika di Koja
Polda Metro pastikan Syahril sudah rencanakan pembunuhan Alika
Tersangka pembunuh Alika bekerja sebagai OB di kawasan Kelapa Gading