Alat Berat akan Dikerahkan untuk Bersihkan Sisa Banjir di Jayapura
Banjir yang menerjang sejumlah lokasi di Kota Jayapura, Provinsi Papua sudah surut. Alat berat akan dikerahkan untuk membersihkan Kota Jayapura dari sisa material yang terbawa banjir.
Banjir yang menerjang sejumlah lokasi di Kota Jayapura, Provinsi Papua sudah surut. Alat berat akan dikerahkan untuk membersihkan Kota Jayapura dari sisa material yang terbawa banjir.
"Kami akan turunkan alat untuk merapikan semua lokasi terdampak banjir. Bahkan BNPB pusat akan membantu pemerintah kota untuk memperbaiki tempat-tempat yang rusak akibat banjir," kata Wali Kota Jayapura Benhur Tomi Mano kepada wartawan, Minggu (9/1).
Di antara bangunan yang terdampak parah adalah SMA Negeri 4 Jayapura. Lumpur memenuhi kompleks sekolahan.
"Kami akan dukung dengan alat–alat dan penyemprotan untuk membersihkan semua lokasi yang terkena Lumpur," sambungnya.
Direncanakan pada Senin (10/1) besok akan digelar apel gabungan dengan melibatkan TNI-Polri dan masyarakat, untuk membantu warga yang terkena banjir dan lumpur.
"Puji Tuhan, kami dibantu dana awal dari BNPB pusat sebesar Rp250 juta yang akan diperuntukkan untuk saudara-saudara kita yang terkena bencana," ungkapnya.
Baca juga:
Ratusan Rumah di Jayapura Terendam Banjir, Warga Dievakuasi TNI
Pelajar SMA di Jayapura Bersihkan Sekolahan usai Diterjang Banjir
Banjir di Jayapura, BNPB Salurkan Dana Tanggap Darurat Rp250 Juta
Pemerintah Kota Jayapura sebelumnya juga sudah menetapkan tanggap darurat selama satu minggu. Tiga posko akan disiapkan untuk penanganan korban banjir, yaitu di pasar Regional Youtefa, SMK 4 dan Organda. Sementara posko induk dan media center dipusatkan di GOR Waringin Kotaraja.
Sementara masyarakat yang tinggal di lereng bukit di bantaran sungai diminta untuk tetap waspada.
"Saya minta masyarakat yang tinggal di bantaran-bantaran sungai, lereng-lereng bukit yang rawan longsor harus berhati-hati jika perlu mengungsi dulu ke tempat yang aman," imbaunya.
Hingga berita ini tayang, warga yang mengungsi akibat banjir sekitar 500 sampai 600 orang.
"Sementara yang meninggal tujuh orang dari musibah ini, dan empat orang luka–luka," pungkasnya.
Baca juga:
Banjir dan Longsor di Jayapura: 7 Meninggal dan 7.005 Jiwa Terdampak
Banjir di Jayapura Surut, Warga Butuh Bantuan Makanan hingga Popok Bayi
Banjir di Jayapura Turut Rendam Kantor Gubernur Papua
Banjir Rendam 59 Rumah di Jayapura Mulai Surut
Update Banjir Jayapura, Tujuh Warga Meninggal Dunia dan Tiga Orang Luka