LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. PERISTIWA

Alasan anak petani tak berani lapor polisi usai dikeroyok 3 temannya

Alasan anak petani tak berani lapor polisi usai dikeroyok 3 temannya. Rs (16), remaja putri asal Kecamatan Duampanua, Kabupaten Pinrang, Sulsel korban pengeroyokan tiga perempuan se-kampungnya saat ini didampingi oleh seorang relawan binaan desa setelah kasusnya ditangani intens oleh penyidik Polres Pinrang.

2016-11-23 02:02:00
penganiayaan
Advertisement

Rs (16), remaja putri asal Kecamatan Duampanua, Kabupaten Pinrang, Sulsel korban pengeroyokan tiga perempuan se-kampungnya saat ini didampingi oleh seorang relawan binaan desa setelah kasusnya ditangani intens oleh penyidik Polres Pinrang.

Remaja putri yang hanya sempat mengecap pendidikan hingga kelas VI SD, anak seorang petani ini sebelumnya dikeroyok hingga nyaris ditelanjangi, Rabu, (2/11) lalu.

Peristiwa pengeroyokan yang dialami Rs ini diabadikan oleh seorang perempuan yang juga sebagai pelaku. Pengeroyokan yang terjadi di pinggir sawah ini akhirnya terungkap setelah video itu beredar di Facebook dan menjadi viral di media sosial.

Dalam video itu, Rs ditarik ke pematang itu oleh Nd kemudian wajahnya ditampar. Berlanjut terus hingga ditinju, perutnya ditendang, jilbab Rs ditarik. Berkali-kali terdengar kata-kata kotor baik dari pelaku dan pengambil gambar.

Kepala Satuan Reskrim Polres Pinrang, AKP Nasir yang dikonfirmasi mengatakan, tidak ada laporan yang masuk ke polisi soal pengeroyokan itu. Tetapi setelah menyebar di media sosial, anggota di Polsek Duampanua kemudian menelusurinya dan menjemput korban Rs. Korban dan keluarganya mengakui adanya kejadian itu.

"Korban dan orangtuanya mengaku tidak berani melaporkan kejadian itu karena tahu dirinya yang salah. Mengucap kata-kata tidak pantas hingga saling maki di Facebook," kata AKP Nasir.

Tiga pelakunya masing-masing berinisial Nd (18), Hs (16) dan Sm (15) telah ditetapkan sebagai tersangka dan resmi ditahan hari ini, Senin, (22/11). Dua orang lagi baru saja tiba di Mapolres Pinrang dan sementara diambil keterangannya untuk mengetahui sejauh mana peran masing-masing.

"Satu dari pelaku berinisial Hs, yang berambut pirang seperti terlihat dalam video itu adalah anak seorang anggota DPRD Pinrang," kata AKP Nasir, namun dia menolak ungkap lebih jauh jati diri anak legislator tersebut.

Baca juga:
Dianiaya teman, siswa MI di Sleman kencing darah dan nyaris impoten
Beredar video siswi SMP dikeroyok tiga wanita, nyaris ditelanjangi
Hampir mati disiksa, mahasiswa Thailand ingin perpeloncoan dihapus
Marak kekerasan anak di sekolah, Kopral Bagyo turun tangan
2 Pelajar SMP di Palembang disiram air keras usai upacara HUT RI

Advertisement
(mdk/rnd)

Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.