LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. PERISTIWA

Alasan 45 PSK kabur dari panti

Sebanyak 45 wanita binaan Panti Sosial Karya Wanita Mulya Jaya melarikan diri. Mengapa mereka memilih kabur?

2012-07-30 15:38:27
Prostitusi
Advertisement

Sebanyak 45 orang wanita binaan Panti Sosial Karya Wanita Mulya Jaya melarikan diri. Mengapa para pekerja seks komersil itu malah kabur dari panti?

Menurut keterangan salah satu teman warga binaan yang kabur, IT (45) menuturkan, kaburnya 45 wanita itu bukan tanpa alasan. "Alasannya Mereka, ini bulan puasa pada mau nyekar mau kumpul keluarga bukan di dalam sini. Ingat orang tua, anak, ingin Lebaran bareng keluarganya," kata IT kepada merdeka.com, Senin (30/7).

IT menjelaskan, sudah 3 bulan lalu para PSK itu ingin kabur. Sebab, keluarga yang ditinggal di kampung butuh uang.

"Ada juga yang ikut kabur tapi tidak berhasil karena sudah keburu pergi semua. Lah kalau kami selama 6 bulan di sini siapa yang ngasih makan keluarga. Ada yang jadi tulang punggung keluarga, dengar laporan anaknya nangis karena ibunya ketangkep, terus anaknya tidak makan, jadi mereka kabur," jelas wanita paruh baya berkulit putih ini.

Wanita yang sudah sering keluar masuk panti rehabilitasi ini mengaku jenuh jika selama enam bulan dirinya harus dibina oleh pemerintah. Menurutnya, penghasilannya selama enam bulan mencari nafkah tak bisa digantikan selama harus berada di panti rehabilitasi.

"Gue si nerima aja ditangkep, asal jangan puasa. Kasih waktu buat nyari duit, buat Lebaran sama keluarga. Di sini gak betah terpisah sama keluarga proses lama harus 6 bulan," ujar dia.

Wanita yang memiliki tiga orang anak ini menginginkan keseriusan pemerintah untuk biasa mengubah dirinya menuju ke jalan yang benar. Dia berharap tidak hanya dibina, tetapi diberikan pekerjaan layak setelah keluar panti.

"Kalau pemerintah serius jangan hanya ngajarin kami di sini untuk jahit, masak, belajar salon. Tapi kalau bisa setelah keluar di sini kasih kami lapangan pekerjaan, atau modal buka usaha," harap dia.(mdk/has)

Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.