LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. PERISTIWA

Akses Kediaman Pimpinan KPK Laode Muhammad Syarif Jadi Jalur Perlintasan Utama

Kediaman pimpinan antirasuah itu selalu dijaga oleh satpam pribadi. Sementara itu, pintu masuk di Jalan Kalibata Selatan dijaga oleh dua hansip RW 04 secara bergantian.

2019-01-09 17:29:39
KPK
Advertisement

Akses masuk menuju rumah Wakil Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Laode Muhammad Syarif, saat terjadi pelemparan bom molotov minim penjagaan. Situasi diduga menjadi celah pelaku melakukan teror di kediaman Laode di Jalan Kalibata Selatan Nomor 42 C, RT 01 RW 03, Kelurahan Kalibata Selatan, Kecamatan Pancoran, Jakarta Selatan.

"Setahu saya jarang ada pengontrolan, hanya ada patroli-patroli warga. Dulu pernah ada siskamling, sekarang sudah jarang. Sudah banyak satpam pribadi," ujar Ketua RT 01 RW 03, Makmun Azhari, saat ditemui di rumahnya, Rabu (9/1).

Dia mengatakan, kediaman pimpinan antirasuah itu selalu dijaga oleh satpam pribadi. Sementara itu, pintu masuk di Jalan Kalibata Selatan dijaga oleh dua hansip RW 04 secara bergantian.

Advertisement

"Jalan Kalibata Selatan merupakan jalan satu-satunya yang bisa diakses saat malam hari. Jalan itu tidak di portal karena menjadi penghubung pintu masuk di tiga RW. Cuma ada di Jalan Kalibata Selatan. Selain itu ditutup. Hanya satu pintu masuk. Kalau ditutup, semua RT sulit masuk aksesnya," ujarnya.

Lebih lanjut ia mengaku kaget akan adanya insiden ini. Sebab, menurut dia, teror ini merupakan pertama kali terjadi.

"Di sini aman-aman saja. Baru pertama kali ada kejadian seperti ini," kata dia.

Advertisement

Sementara itu, Ketua RT 01 RW 04, Sujatmiko menambahkan, petugas penjagaan di pos pintu masuk hanya ada dua orang hansip dan tiga orang warga yang menjaga bergiliran.

Dia pun memastikan bahwa pelaku pelemparan bom molotov di rumah Wakil Ketua KPK itu melintasi Jalan Kalibata Selatan. Mengingat, hanya jalan itu yang bisa dilalui saat malam hari.

"Tiga pihak petugas keamanan. Belum dibikin portal penutup. Nggak mungkin kami tutup aksesnya kalau di sini. (Jalan satu-satunya lewat sini) Melalui Jalan Kalibata Selatan," kata Sujatmiko.

Terkait keberadaan CCTV yang terpasang di sejumlah jalan masuk menuju rumah Laode hanya ada beberapa. CCTV tersebut dipasang atas inisiatif oleh warga-warga sendiri.

"Kemungkinan pelaku melintas saja jalan ini (Kalibata Selatan) mengarah ke rumah Pak Laode. Tapi itu bukan wilayah saya. CCTV terpasang pribadi oleh warga," ujarnya.

Baca juga:
ICW Sebut Teror Kepada 2 Pimpinan KPK Terinspirasi dari Penyerangan Novel Baswedan
'Teror Kepada Pimpinan KPK Takkan Menciutkan Nyali Memberantas Korupsi'
Sandi Sebut Teror ke Rumah Pimpinan KPK Upaya Perlawanan Pemberantasan Korupsi
Ketua DPR Duga Teror di Rumah Pimpinan KPK Upaya Menakuti-nakuti
Istana Soal Pimpinan KPK Diteror: Penegak Hukum Tak Boleh Diintimidasi
Polisi Sebut Pelaku Teror Rumah Pimpinan KPK Laode Muhammad Syarif Berjumlah 2 Orang
Kediamannya Diteror Bom, Agus dan Laode Kerja Seperti Biasa

(mdk/gil)

Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.