LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. PERISTIWA

Akibat cuaca buruk di Selat Bali, KM Trisna Dwitya karam

Peristiwa itu terjadi Sabtu malam pukul 20.40 Wita. Kapal tersebut diketahui memuat 6 unit truk besar, 8 unit tronton, 1 unit sepeda motor dan 28 orang penumpang serta 13 ABK tersebut hingga siang ini belum bisa ditarik dari lokasi kandas.

2018-07-15 14:30:00
Kapal Tenggelam
Advertisement

Penyeberangan Ketapang-Gilimanuk terganggu cuaca buruk. Angin bertiup sangat kencang sejak Sabtu malam hingga menimbulkan gelombang tinggi.

Akibatnya, sejumlah kapal yang sedang berlayar kesulitan melakukan olah gerak ditambah goncangan keras selama pelayaran. Bahkan KMP Trisna Dwitya yang sedang berlayar dari pelabuhan Ketapang, Banyuwangi terseret arus saat mendekati dermaga LCM Gilimanuk dan karam di dekat lampu navigasi atau sekitar 300 meter di sebelah utara dermaga LCM Gilimanuk.

Peristiwa itu terjadi Sabtu malam pukul 20.40 Wita. Kapal tersebut diketahui memuat 6 unit truk besar, 8 unit tronton, 1 unit sepeda motor dan 28 orang penumpang serta 13 ABK tersebut hingga siang ini belum bisa ditarik dari lokasi kandas.

Advertisement

Kapolsek Kawasan Laut Gilimanuk, Kompol Nyoman Subawa, saat dikonfirmasi membenarkan adanya kapal karam tersebut. Menurutnya, tidak ada korban jiwa dalam musibah tersebut dan seluruh penumpang tadi malam langsung dievakuasi oleh tim Basarnas, Polair dan TNI-AL Pos Gilimanuk ke darat dan diistirahatkan di aula ASDP Gilimanuk.

"Dini hari tadi sekitar jam 01.00 Wita sempat dilakukan upaya penarikan terhadap kapal naas tersebut, tapi tidak berhasil karena air di Selat Bali masih surut," ucapnya, Minggu (15/7).

Advertisement

Rencananya proses evakuasi terhadap dilakukan siang ini menggunakan KMP Edha. Kejadian kapal karam di Selat Bali menurutnya sering terjadi lantaran cuaca di Selat Bali sering ekstrim.

Pantauan di pelabuhan Gilimanuk, hingga pukul 11.30 siang tadi kapal nahas tersebut belum bisa ditarik. Meskipun air laut di selat Bali mulai pasang. Cuaca, angin kencang dan gelombang tinggi masih terjadi. Mengakibatkan arus cukup deras.

Meskipun cuaca agak ekstrem, sejumlah kapal terlihat masih tetap berlayar melayani penyeberangan Gilimanuk menuju Ketapang maupun sebaliknya. Terlihat kapal yang sedang berlayar mengalami goncangan yang cukup keras.

Baca juga:
Melihat lebih dekat proses pembuatan kapal pinisi di Sulawesi
Over kapasitas, kapal legendaris di Riau disetop TNI AL
Tambah tiga kapal tongkang, Transcoal Pacific target raup laba 2018 Rp 150 M
Menteri Susi girang kehadiran kapal bambu tawarkan harga lebih murah
KM Sinar Bangun ditemukan, menhub perintahkan ramp check seluruh kapal di Danau Toba
2019, kuota peserta mudik gratis dengan kapal laut jadi 100.000 orang
Para penghancur kapal-kapal raksasa di Pakistan

(mdk/lia)

Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.