Akhir Agustus, tim pansel serahkan 8 capim KPK ke Jokowi
Jokowi memiliki waktu dua pekan untuk mempertimbangkan nama itu sebelum diserahkan ke DPR.
Ketua tim Pansel Calon Pimpinan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Destry Damayanti menyatakan, pihaknya sedang berupaya keras menyaring 8 nama dari 19 orang capim untuk diserahkan kepada Presiden Joko Widodo. Pihaknya merencanakan menyodorkan 8 nama tersebut pada 31 Agustus 2015. Namun, jadwal itu bisa saja berubah dengan melihat kesibukan dari Presiden Jokowi.
"Terus terang ini masih melihat jadwalnya Presiden seperti apa," kata Destry usai mengisi sebuah diskusi di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Kamis (27/8).
Setelah diserahkan, kata dia, sesuai mekanisme yang ada, Jokowi punya waktu selama dua minggu untuk melihat apakah nama tersebut disetujuinya atau tidak. Namun, jadwal itu bisa saja lebih cepat jika Jokowi tidak keberatan dengan 8 nama tersebut.
"Kalau Presiden sudah nyaman dengan delapan nama ini, oke mungkin tidak perlu dua Minggu. Tapi itu nunggu Presiden," ujarnya.
Setelah Jokowi menyetujui, maka delapan nama itu akan disodorkan ke DPR untuk dilakukan fit and proper test. DPR sendiri punya waktu maksimum tiga bulan sebelum akhirnya memutuskan siapa yang didapuk menjadi lima pimpinan KPK.
"DPR sendiri punya waktu maksimum tiga bulan. Yang penting Desember ini harus sudah ada Pimpinan KPK yang baru," paparnya.
Setelah itu, barulah tugas dari tim Pansel KPK yang terdiri dari 9 srikandi itu berakhir. "Setelah kami serahkan ke Presiden, ya sudah, itu tinggal urusan Presiden dengan DPR. Ya sudah tinggal urusan antara Presiden dengan DPR sepenuhnya. Tapi untuk fit and proper test-nya kita tidak tahu kapan," tuntasnya.
Baca juga:
Pansel tak masalah ada capim KPK dari eks tim sukses Jokowi
Jokowi pantau seleksi capim KPK melalui media massa
Ahok soal sosok capim KPK Surya Tjandra: aktivis buruh tak jual diri
Ini calon-calon pimpinan KPK berharta melimpah
Janji-janji manis calon pimpinan jika masuk KPK
Irjen Pol Yotje sebut berani ambil alih kasus korupsi dari Polri